Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Perang Rusia vs Ukraina Hari ke-99: AS Segera Mengirimkan Pasokan Senjata Canggih ke Ukraina

Sistem roket yang dimiliki Amerika untuk Ukraina bisa meningkatkan risiko dalam perang Rusia vs Ukraina.
Anshary Madya Sukma
Anshary Madya Sukma - Bisnis.com 02 Juni 2022  |  14:10 WIB
Perang Rusia vs Ukraina Hari ke-99: AS Segera Mengirimkan Pasokan Senjata Canggih ke Ukraina
Anggota Pasukan Pertahanan Teritorial Ukraina berpartisipasi dalam latihan di bekas pabrik aspal di pinggiran Kyiv, Ukraina, Sabtu (19/2/2022). - Bloomberg/Ethan Swope
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Konflik Rusia vs Ukraina sudah memasuki hari  ke-99 sejak awal invasi. Pada hari ini dilaporkan bahwa Amerika Serikat segera mengirim empat sistem roket jarak menengah yang canggih dan amunisi ke Ukraina.

Hal tersebut guna membantu Ukraina dalam kedudukan Rusia di wilayah Donbas. AS mengatakan bahwa sistem roket tersebut merupakan bagian dari bantuan keamanan senilai $700 juta yang juga mencakup helikopter, sistem senjata anti-tank Javelin, radar, kendaraan taktis, suku cadang, dan banyak lagi. 

Menurut Pentagon, setidaknya tiga minggu untuk mendapatkan senjata presisi dan melatih pasukan ke medan perang.

Selain hal itu, berikut beberapa update rangkuman konflik Rusia vs Ukraina hari ke-99 yang dirangkum The Guardian pada Kamis (2/6/2022), sebagai berikut:

Rusia Tuding AS Terlalu Ikut Campur Dalam Konflik Perang

Menteri luar negeri Rusia, Sergei Lavrov, mengatakan pasokan sistem roket canggih AS ke Ukraina  akan meningkatkan risiko "negara ketiga" yang terseret ke dalam konflik ini. 

Lalu, Wakil Lavrov, Sergei Ryabkov mengatakan bahwa Moskow memandang bantuan militer AS ke Ukraina sebagai hal negatif dan itu akan meningkatkan risiko konfrontasi langsung. 

Ukraina Mengklaim Tidak Akan Gunakan Senjata Jarak Jauh Dari AS

Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken mengatakan Ukraina telah memberikan jaminan bahwa mereka tidak akan menggunakan sistem senjata jarak jauh yang disediakan oleh Washington untuk sasaran target di wilayah Rusia.

Inggris Ikuti AS Untuk Mengirim Sistem Peluncur Roket ke Ukraina

Menyusul pengumuman Joe Biden, Inggris dilaporkan telah meminta AS untuk menandatangani rencana mengirim sistem roket jarak menengah yang canggih ke Ukraina dalam beberapa minggu. Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson berbicara dengan Biden tentang transfer sistem peluncuran roket ganda M270 buatan AS.

Rusia Telah Mendominasi Wilayah Sievierodonetsk

Gubernur setempat, Serhiy Gaidai melaporkan bahwa saat ini pasukan Rusia sudah menguasai lebih dari dua pertiga kota utama di Ukraina timur, Sievierodonetsk. Gaidai juga menambahkan bahwa sejumlah warga sipil berlindung dari serangan Rusia di bawah sebuah pabrik kimia. 

Kondisi Pasukan Ukraina di Kyiv

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy mengatakan bahwa pasukan Kyiv saat ini menderita 100 orang tewas dan 500 terluka setiap harinya. Menurutnya situasi yang paling sulit berada di timur Ukraina dan selatan Donetsk dan Luhansk dalam sebuah wawancara dengan saluran televisi US Newsmax. Pernyataan Zelensky itu didukung para pejabat Barat dengan mengatakan pernyataan itu cukup kredibel.

Rudal Rusia Menghantam Rel dan Terowongan Untuk Memotong Jalur Pasokan

Gubernur Lyiv, Maksym Kozatskiy mengatakan bahwa sebuah rudal Rusia telah menghantam jalur rel di wilayah Lviv barat, rel tersebut digunakan Ukraina sebagai saluran utama untuk pasokan senjata barat dan pasokan lainnya.

Sementara itu, penasihat menteri dalam negeri Ukraina, Anton Gerashchenko menyebutkan bahwa Rusia sengaja menghancurkan terowongan kereta api Beskidy di Pegunungan Carpathian dalam upaya untuk memotong jalur kereta api utama dan mengganggu pengiriman senjata dan bahan bakar.

Rudal Berkecepatan Tinggi Rusia Siap Digunakan

Rusia mengatakan telah menyelesaikan pengujian rudal jelajah hipersonik Zirkon dan akan menyebarkannya sebelum akhir tahun. Presiden Vladimir Putin menggambarkan Zircon sebagai senjata tak tertandingi dengan sistem generasi baru, dikabarkan bahwa rudal ini melebihi sembilan kali kecepatan cahaya.

Pasukan Rusia Dituduh telah Melakukan Penyiksaan di Kherson

Pasukan Rusia telah dituduh melakukan tindakan penyiksaan terhadap penduduk di wilayah Kherson yang dikuasai Rusia di Ukraina selatan. Dalam penyelidikan kasus tersebut, BBC telah mengumpulkan beberapa kesaksian langsung dari warga Kherson yang mengatakan bahwa mereka disiksa saat berada di tangan pasukan Rusia.

NATO Adakan Pertemuan Untuk Membahas Turki

Sekjen NATO, Jens Stoltenberg mengatakan dia akan mengadakan pertemuan di Brussel dalam beberapa hari mendatang dengan para pejabat senior dari Swedia, Finlandia dan Turki untuk membahas penentangan Turki terhadap Swedia dan Finlandia yang bergabung dengan NATO.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Rusia Ukraina Perang Rusia Ukraina
Editor : Novita Sari Simamora
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top