Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Polisi Sita Aset Ratusan Miliar Terkait Kasus KSP Indosurya

Polri menyita dua aset milik tersangka kasus KSP Indosurya Cipta yakni apartemen dan gedung senilai ratusan miliar
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 21 April 2022  |  16:06 WIB
KSP Indosurya Cipta - Istimewa
KSP Indosurya Cipta - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Polisi akan menyita aset terkait kasus penipuan dan penggelapan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya Cipta senilai ratusan miliar.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Gatot Repli Handoko memperinci aset yang disita yaitu dua lantai Apartemen Sudirman Suite senilai Rp160 miliar dan Gedung Graha Oil atas nama Ketua KSP Indosurya Cipta berinisial HS.

"Aset yang disita berupa sebuah gedung Graha oil di wilayah Setiabudi, Jakarta Selatan atas nama HS senilai Rp100 miliar," kata Gatot di Mabes Polri, Kamis (21/4/2022).

Selain itu, polisi menyita satu buah unit ruko di wilayah Tangerang Selatan senilai Rp7 miliar.

Sebelumnya, Polisi telah menetapkan sejumlah tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya Cipta.

Mereka adalah Ketua KSP Indosurya Cipta berinisial HS; Direktur Keuangan KSP Indosurya Cipta, berinisial JI; dan Direktur Operasional KSP Indosurya Cipta, berinisial SA.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan menyebut dua tersangka, HS dan JI sudah ditahan. Sementara itu satu tersangka lainnya SA (Suwito Ayub) masih buron.

Whisnu menyebut Dittipideksus akan berkoordinasi dengan Hubinter Polri untuk menerbitkan Red Notice. Pasalnya, SA diduga telah kabur ke luar negeri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polisi polri koperasi KSP Indosurya Cipta
Editor : Aprianus Doni Tolok

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top