Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Polisi Panggil Mentor Trading Indra Kenz Kamis Pekan Ini

Mentor Indra Kenz Fakarich akan diperiksa terkait perannya merekrut affiliator lewat media sosial.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 29 Maret 2022  |  13:44 WIB
Indra Kenz, afiliator Binary Option Binomo menyampaikan permintaan maaf kepada masyarkat saat ditampilkan dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (25/3/2022) - ANTARA - Laily Rahmawaty.
Indra Kenz, afiliator Binary Option Binomo menyampaikan permintaan maaf kepada masyarkat saat ditampilkan dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (25/3/2022) - ANTARA - Laily Rahmawaty.

Bisnis.com, JAKARTA - Bareskrim Polri akan memanggil mentor trading Indra Kesuma alias Indra Kenz, Fakar Suhartami Pratama alias Fakarich pada Kamis (31/3/2022).

Fakarich akan diperiksa terkait perannya merekrut affiliator lewat media sosial. Ini adalah pemanggilan kedua setelah sebelumnya dia tidak menghadiri agenda pemeriksaan.

"(Dipanggil) Kamis," kata Kasubdit II Dittipideksus Bareskrim Kombes Chandra Suka Kumara kepada Bisnis, dikutip Selasa (29/3/2022).

Chandra mengatakan pemanggilan Fakarich dijadwalkan pada Pukul 10.00 WIB.

Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri mengirimkan surat pemanggilan terhadap guru trading Indra Kenz, Fakar Suhartami Pratama, alias Fakarich pada hari ini.

"Penyidik akan mengirim surat panggilan kedua pada hari ini kepada saudara FAP alias Fakarich," ucap Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Gatot Repli Handoko konferensi pers, Senin (28/3/2022).

Diketahui, Fakarich disebut sebagai guru trading Indra Kenz. Fakarich diduga mengajari Indra Kenz untuk memindahkan rekeningnya ke luar negeri.

"Mungkin ya (mengajarkan Indra Kenz), kita tidak bisa menyimpulkan secara langsung ya," kata Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, Polisi menduga Indra Kesuma alias Indra Kenz menghilangkan barang bukti terkait kasus dugaan penipuan berkedok trading binary option aplikasi Binomo. Indra Kenz berstatus sebagai tersangka dalam kasus ini.

Kasubdit II Dittipideksus Bareskrim Polri Kombes Chandra Sukma Kumara menyebut Indra Kenz diduga menghilangkan barang bukti berupa telepon genggam dan laptop miliknya.

"Hp maupun laptop yang biasa IK gunakan," kata Chandra kepada Bisnis, Kamis (17/3/2022).

Selain menghilangkan barang bukti berupa HP dan Laptop, Indra Kenz juga diduga sengaja memindahkan uang di rekeningnya sebelum disita polisi.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan menyebut rekening Indra Kenz hanya berisi Rp1,8 miliar saat disita.

"Pada saat kita mau sita, rekeningnya dia sudah sedikit. Sudah ada yang ajarin tuh. Cuma Rp1,8 miliar rekeningnya tuh. Sudah dipindahin," kata Whisnu.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bareskrim Indra Kenz
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top