Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

3 Menit Mengerikan Sebelum China Eastern Airlines Menukik dan Terbakar, Sabotase?  

Terbang di atas Wuzhou di China selatan, insiden kecelakaan China Eastern Airlines MU-5735 menabrak gunung dan terbakar terjadi pada Senin (21/3/2022) sekitar pukul 14.20.
Sebuah pesawat China Eastern Airlines terlihat di Bandara Internasional Beijing, China, 22 Juli 2020/Antara-Reuters
Sebuah pesawat China Eastern Airlines terlihat di Bandara Internasional Beijing, China, 22 Juli 2020/Antara-Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Terbang di atas Wuzhou di China selatan, insiden kecelakaan China Eastern Airlines MU-5735 menabrak gunung dan terbakar terjadi pada Senin (21/3/2022) sekitar pukul 14.20.

Dikutip dari news.com.au, Selasa (22/3/2022), FlightRadar24 telah mengumpulkan data dari komputer MU-5735 dan menunjukkan sensor pesawat saat sebelum kejadian. Setelah stabil terbang, pesawat turun tiba-tiba, sebelum kecepatan vertikal meningkat lagi, dan turun drastis untuk kedua kalinya.

Data penerbangan milik MU-5735 telah memerinci tiga menit mengerikan pesawat penumpang itu jatuh dari langit. Pesawat jatuh dari ketinggian 29.100 kaki (8869 meter) menjadi 3225ft (982 meter) dalam waktu kurang dari tiga menit.

Selama ini, seorang ahli penerbangan mengklaim pilot tidak berdaya untuk menyelamatkan pesawat, karena penurunan ketinggian yang besar akan membuat penumpang dan awak tidak sadarkan diri.

Komentator penerbangan Sally Gethin mengatakan bahwa, gaya gravitasi dari terjun 6.000 m akan menjatuhkan pilot, data penerbangan mungkin telah menunjukkan "mantra 10 hingga 20 detik di mana satu atau lebih pilot sadar dan mencoba menyelamatkan pesawat, ” katanya kepada The Sun.

Meskipun Gethin mengatakan "terlalu dini untuk berspekulasi," fakta bahwa China Eastern Airlines telah mengandangkan armada Boeing 737 mereka, bisa menjadi pertanda lebih banyak masalah keselamatan dengan pesawat.

“Pesawat 737-800 memiliki catatan keamanan yang sangat baik,” katanya.

“Ada ribuan dari mereka yang beroperasi di seluruh dunia, sekitar 1.000 di China saja.

“Tetapi fakta bahwa China Eastern Airlines melarang semua pesawat itu dari armada sebagai tindakan pencegahan menunjukkan bahwa mereka mengkhawatirkan keselamatan pesawat itu.”

Seharusya Tidak Terjadi

Penilaian awal dari kecelakaan tragis itu membuat para ahli bingung. Hal ini disebabkan fakta bahwa Boeing 737 berada dalam fase penerbangan, dan risiko kemungkinan mengalami kecelakaan  kecil.

Berbicara kepada The Sun, pakar penerbangan China Li Xiaojin mengatakan insiden itu seharusnya “tidak terjadi” dari “sudut pandang teknis”.

“Biasanya pesawat dalam keadaan autopilot selama tahap pelayaran. Jadi sangat sulit untuk memahami apa yang terjadi,” katanya.

Pakar penerbangan lain Arthur Rowe mengesampingkan kemungkinan kerusakan mesin.

“Ini tidak mungkin terkait dengan mesin karena pesawat dapat terbang dengan sangat baik tanpa tenaga mesin – untuk waktu yang terbatas,” kata Rowe.

“Tampaknya kemungkinan besar kehilangan kendali, mungkin setelah pesawat berhenti di ketinggian.

“Ada beberapa kemungkinan penyebab. Permukaan kontrol yang macet atau tidak responsif, terutama di bagian ekor.

“Kombinasi pengaturan autopilot yang tidak tepat adalah hal lain.”

Meskipun dia tidak mengesampingkan kemungkinan "sabotase," meskipun menyimpulkan itu "mungkin tidak mungkin".

Direktur perusahaan konsultan penerbangan Cirium juga menyebut jet Boeing 737 sebagai salah satu pesawat teraman yang pernah dibuat dan berjuang untuk menjelaskan bagaimana insiden itu terjadi.

 “Pesawat 737 NG telah beroperasi selama 25 tahun dan memiliki catatan keamanan yang sangat baik,” katanya kepada Bloomberg.

“Saya tidak akan berspekulasi tentang apa yang terjadi tetapi jika log FlightRadar24 akurat, sesuatu tampaknya telah terjadi secara tiba-tiba dan hidung pesawat menukik dari ketinggian jelajah.”

Video Horor Boeing 737 jatuh di China

Penyiar pemerintah China Central Television melaporkan bahwa pesawat itu jatuh di daerah Teng dekat Wuzhou.

Laporan itu menambahkan bahwa tim penyelamat dikirim ke tempat kejadian.

Seorang penduduk desa mengatakan kepada situs berita lokal bahwa pesawat yang terlibat dalam kecelakaan itu "benar-benar hancur" dan dia telah melihat kawasan hutan di dekatnya dihancurkan oleh api yang disebabkan ketika pesawat itu jatuh ke lereng gunung.

Kekhawatiran akan nasib jet itu menyebar pada Senin sore ketika media lokal melaporkan bahwa pesawat itu tidak tiba seperti yang direncanakan di Guangzhou setelah lepas landas dari Kunming tak lama setelah pukul 1 siang waktu setempat.

Maskapai di China umumnya memiliki catatan keselamatan yang baik.

Rekaman mengejutkan yang muncul dari lokasi jatuhnya penerbangan MU-5735 menunjukkan api mengoyak hutan di gunung —menimbulkan gumpalan asap ke udara — dan pecahan pesawat berserakan di mana-mana.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Nancy Junita
Editor : Nancy Junita
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper