Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Kasus Binomo, Bareskrim Polri Didesak Periksa Bank dan Payment Gateway

LP3HI mendesak penyidik Bareskrim Polri memeriksa perusahaan payment gateway dan bank nasional yang sempat bekerja sama dengan Binomo.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 18 Maret 2022  |  22:15 WIB
Kasus Binomo, Bareskrim Polri Didesak Periksa Bank dan Payment Gateway
Bareskrim Mabes Polri menyita aset properti milik Indra Kesuma atau Indra Kenz di Alam Sutera, Serpong Utara, Jumat (18/3/2022). Bangunan belum jadi masih dalam tahap pembangunan. JIBI - Bisnis / Jaffry Prabu Prakoso\\r\\n
Bagikan
Bisnis.com, JAKARTA - Lembaga Pengawasan dan Pengawalan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI) mendesak penyidik Bareskrim Polri memeriksa perusahaan payment gateway dan bank nasional yang sempat bekerja sama dengan Binomo.
Wakil Ketua Umum LP3HI, Kurniawan Adi Nugroho menjelaskan alasan tim penyidik Bareskrim Polri harus memeriksa perusahaan penyedia payment gateway dan bank nasional tersebut adalah untuk memperjelas duduk perkara pidananya.
Selain itu, kata Kurniawan, hal tersebut juga untuk melihat sejauh mana tersangka crazy rich asal Medan Indra Kusuma atau Indra Kenz menyimpan hasil kejahatannya.
"Jadi untuk memperjelas duduk perkara pidananya, penyidik harus memeriksa bank yang bekerja sama dengan para tersangka. Ini untuk melihat apakah penyimpanan uang para tersangka itu ditujukan untuk menyembunyikan kejahatan dan memungut keuntungan dari penyembunyian itu atau tidak," tuturnya saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (17/3/2022).
Kurniawan juga menyayangkan bank nasional dan penyedia layanan payment gateway yang bekerja sama dengan Binomo. Padahal kata Kurniawan, seharusnya sebelum bekerja sama dengan pihak Binomo, bank nasional dan penyedia layanan payment gateway memastikan semua perizinan Binomo terlebih dulu.
"Seharusnya ditanyakan dulu Binomo itu sudah ada izinnya atau belum. Jika tidak ada izin, seharusnya kan bank dan perusahaan payment gateway itu tidak mau jadi mitranya," katanya.
Seperti diketahui, beberapa perusahaan penyedia layanan payment gateway yang bekerja sama dengan pihak Binomo adalah Doku, Wallet dan Indonet.
Sementara itu, bank nasional yang bekerja sama dengan Binomo adalah BCA, BNI, Mandiri dan Bank Permata.
Sebelumnya, Bareskrim Polri menduga bahwa ada aliran uang dari kasus penipuan investasi Binomo melalui perusahaan payment gateway dan bank nasional.
"Kami sedang mendalami itu karena dari aliran dana ternyata uang tersebut mengalir lewat payment gateway di Indonesia," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bareskrim bareskrim polri binomo Indra Kenz
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top