Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ada Aktivitas, PVMBG Sebut Asap Putih Pekat di Tangkuban Perahu Berbahaya 

Kepala PVMBG Andiani mengatakan ada aktivitas terjadi di Gunung Tangkuban Parahu yang ditandai dengan asap berwarna putih disertai gemuruh. 
Newswire
Newswire - Bisnis.com 13 Februari 2022  |  13:28 WIB
Wisata alam. Taman Nasional Tangkuban Perahu.  - Bisnis.com
Wisata alam. Taman Nasional Tangkuban Perahu. - Bisnis.com

Bisnis.com, SOLO - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat adanya aktivitas tak biasa di Gunung Tangkuban Parahu, Jawa Barat, pada Sabtu (12/2/2022).

Kepala PVMBG Andiani mengatakan asap yang terpantau itu berwarna putih dan disertai dengan gemuruh. 

Menurutnya asap itu merupakan gas yang berbahaya bagi makhluk hidup.

"Aktivitas Gunung Tangkuban Parahu mengeluarkan asap putih sedang disertai suara blazer di kawah Ecoma. Sekitar 100 meter dari dasar kawah," kata Andiani di Bandung, Jawa Barat.

Fenomena yang tidak muncul setiap saat itu membuat pihak PVMBG meminta warga untuk tak mendekat.

"Kita sudah berkoordinasi dengan pihak terkait agar masyarakat tidak mendekat ke kawah," kata dia. 

Sejauh ini, ia memastikan aktivitas vulkanik di Gunung Tangkuban Parahu itu masih berstatus normal.

Tim dari PVMBG yang berada di gunung tersebut juga menurutnya terus memantau status dan perkembangan.

"Aktivitas Gunung Tangkuban Parahu masih normal atau masih berstatus Level I," kata dia.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPB) Jawa Barat menyatakan telah melakukan mitigasi sementara dengan mengevakuasi para wisatawan untuk turun dan menjauh dari kawah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gunung tangkubanparahu pvmbg

Sumber : Antara

Editor : Restu Wahyuning Asih

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top