Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KSAD Dudung Akui Tidak Punya Wewenang Dalam Operasi Menumpas Separatis di Papua

KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki wewenang apapun terkait taktik dan operasi memberantas kelompok separatis di wilayah Papua.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 07 Februari 2022  |  11:31 WIB
Letjen TNI Dudung Abdurachman resmi dilantik sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta pada Rabu, 17 November 2021 / Youtube Setpres
Letjen TNI Dudung Abdurachman resmi dilantik sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta pada Rabu, 17 November 2021 / Youtube Setpres

Bisnis.com, JAKARTA - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki wewenang apapun terkait taktik dan operasi memberantas kelompok separatis di wilayah Papua.

Dudung menjelaskan bahwa pihaknya hanya punya wewenang untuk menanyakan kabar dan logistik para prajurit TNI Angkatan Darat yang bertugas dalam operasi memberantas kelompok separatis di wilayah Papua.

"Jadi walaupun itu yang operasi dari TNI Angkatan Darat, saya tidak bisa memerintahkan komandan brigade di sana. Saya hanya bisa menanyakan soal logistik dan kesiapan prajurit saja," tuturnya di sela-sela acara Coffee Morning Pimpinan Redaksi Media dan Kasad TNI di Jakarta, Senin (7/2/2022).

Menurut Dudung, pihak yang berwenang mengatur semua taktik dan operasi memberantas kelompok separatis tersebut hanya Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa.

"Jadi ini perlu juga dipahami ya, bukannya Dudung tidak berani memberantas separatis di sana, tapi saya tidak punya wewenang," katanya.

Berkaitan dengan kelompok separatis di Papua, dia juga mengaku heran dengan sejumlah aktivis HAM yang seringkali menuduh prajurit TNI melanggar HAM dalam memberantas kelompok separatis di Papua.

"Coba itu, kalau prajurit kita yang gugur, apakah itu masuk pelanggaran HAM. Mereka tidak kena HAM tapi kita dibilang melanggar HAM terus," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

separatis ksad Dudung Abdurachman
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

To top