Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cak Imin Minta Tak Ada Voting Saat Pemilihan Ketum PBNU, Ini Usulannya

Musyawarah mufakat untuk memilih Ketua Umum PBNU merupakan cara terbaik untuk menyelesaikan pertarungan pada setiap Muktamar NU.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 22 Desember 2021  |  09:20 WIB
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar saat menjawab pertanyaan wartawan di lokasi Muktamar NU, Lampung, Rabu (22/12/2021). - Sholahuddin Al Ayyubi
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar saat menjawab pertanyaan wartawan di lokasi Muktamar NU, Lampung, Rabu (22/12/2021). - Sholahuddin Al Ayyubi

Bisnis.com, LAMPUNG--Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar berharap pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada acara Muktamar NU ke-34 bisa dilakukan secara musyawarah mufakat.

Muhaimin berpandangan musyawarah mufakat untuk memilih Ketua Umum PBNU merupakan cara terbaik untuk menyelesaikan pertarungan pada setiap Muktamar NU.

Menurut Muhaimin, jika musyawarah mufakat tidak dilakukan pada Muktamar NU ke-34 kali ini, dia tetap berharap bisa dilakukan pada Muktamar NU berikutnya.

"Jadi tanpa voting ya, kita berharap musyawarah mufakat ini adalah jalan terbaik. Kalau tidak bisa pada Muktamar hari ini, ya Muktamar 2029 ya," tutur Muhaimin di Lampung, Rabu (22/12/2021).

Muhaimin juga mendoakan agar Muktamar NU ke-34 bisa berjalan dengan aman, lancar dan damai. Menurutnya, Indonesia sudah semakin dewasa dalam berdemokrasi pada setiap pemilihan apapun.

"Semoga Muktamar ini berjalan lancar aman dan damai ya, itu salah satu spirit yang harus tetap dikembangkan di sini," katanya.

Muktamar NU akan menghadirkan pertarungan dua kandidat calon Ketua Umum PBNU. Kedua kandidat yang sejauh ini muncul adalah KH Yahya Cholil Staquf dan incumbent KH Said Aqil Siradj.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

muhaimin iskandar pbnu
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top