Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pelecehan Seksual di UNJ, Dosen DA Dibebastugaskan sebagai Pembimbing Mahasiswa

Kasus kekerasan seksual di UNJ, dosen Prodi Pendidikan Tata Rias, Fakultas Teknik dibebastugaskan sebagai pembimbing mahasiswa.
Universitas Negeri Jakarta./Istimewa
Universitas Negeri Jakarta./Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Dugaan pelecehan seksual yang dilakukan dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) terhadap beberapa mahasiswi sudah diproses internal. Dosen Prodi Pendidikan Tata Rias, Fakultas Teknik berinisial DA itu kini dibebastugaskan sebagai pembimbing mahasiswa.

“Semua kegiatan bimbingan dengan dosen tersebut sudah dialihkan atau dipindahkan kepada dosen lainnya,” ujar Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa  FT UNJ Ibnu Galih Ihtian, Rabu (15/12/2021).

Menurut dia, hasil dari audiensi dengan pihak dekanat FT pada Rabu (14/12/2021) sore, terungkap beberapa fakta lainnya terkait kekerasan seksual dosen tersebut. Korban peleceham seksual lebih dari satu mahasiswi.

“Waktu pemanggilan dan pemeriksaan dosen tersebut sudah dilaksanakan pada Kamis, 9 Desember pagi. Kamis siangnya alumni yang bersangkutan datang bertiga bersama korban lainnya. Untuk saat ini yang sudah tercatat korban lebih dari 1 orang,” ujar Ibnu.

Kesimpulan sementara dari kasus itu, kata Ibnu, kekerasan seksual tersebut tidak ada kontak fisik antara dosen dengan korban alias sexting.

Adapun dalam penyelesaian kasus ini, UNJ akan membentuk satuan tugas (satgas) yang terdiri dari dosen dan tidak tertutup juga mahasiswa.

“Tim Satgas terdiri dari perwakilan semua fakultas, setiap fakultas mengirimkan satu orang. Untuk pemilihan perwakilan satgas minimal memiliki jabatan 2 tahun,” jelasnya.

“Untuk sanksi yang diberikan nantinya kepada pelaku (jika bersalah) akan direkomendasikan oleh satgas dan keputusan sanksi berada di rektorat,” pungkas Ibnu.

Diwartakan sebelumnya, dosen terduga pelaku kekerasan seksual itu dikabarkan kerap mengirim pesan bernuansa pelecehan seksual. DA bahkan menggunakan kekuasaannya sebagai dosen untuk mengancam mahasiswi yang tidak menuruti permintaannya.

Pelecehan seksual oleh DA pertama kali mereka terima pada 2019 dan diperkirakan korbannya sudah lebih dari 10 orang.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Indra Gunawan
Editor : Nancy Junita
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper