Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Komjak akan Periksa Jaksa Kasus Korban Penganiayaan Jadi Terdakwa

Komjak akan mendalami penanganan perkara terhadap korban penganiayaan yang justru ditetapkan sebagai tersangka hingga menjadi terdakwa.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 07 Desember 2021  |  09:38 WIB
Komjak akan Periksa Jaksa Kasus Korban Penganiayaan Jadi Terdakwa
Ketua Komisi Kejaksaan Republik Indonesia Barita LH Simanjuntak (ANTARA - Kodir/Dok.)
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua Komisi Kejaksaan (Komjak) Barita Simanjuntak menyatakan bakal memanggil jaksa yang menangani kasus dugaan pengeroyokan atau penganiyaan yang menjerat warga Tangerang, berinisial WW.

Diketahui WW yang merupakan korban penganiayaan justru menjadi terdakwa dalam kasus penganiayaan tersebut.

"Langkah pertama kami akan minta penjelasan dulu tentang penanganan kasus ini sejak awal, bagaimana penerapan teknis SOP pedoman yang dilakukan," kata Barita kepada wartawan, dikutip Selasa (7/12/2021).

Dia menyatakan, Komjak akan mendalami penanganan perkara terhadap korban penganiayaan yang justru ditetapkan sebagai tersangka hingga menjadi terdakwa.

Barita pun meminta agar korban melaporkan kasus ini ke Komisi Kejaksaan.

"Kalau ada pelanggaran sesuai tugas komisi tentu kami akan keluarkan rekomendasi. Jadi kita teliti dulu penanganan kasus ini," ujarnya.

Diketahui, kasus ini bermula saat WW, mengalami pengeroyokan di Boulevard Gading, Serpong, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, sekira pukul 15.00 WIB pada 22 Oktober 2020.

WW dilempar gembok dan mengenai badan, serta tangannya dicakar. Akibatnya, WW mengalami memar dan luka di tangan kiri, leher, dada, dan pipi kiri.

Bahkan, WW sempat mengalami gangguan pendengaran. Selang dua hari setelah kejadian, WW melaporkan L dan AO ke Polsek Kelapa Dua di Wilayah Kabupaten Tangerang atas perbuatan bersama-sama melakukan kekerasan di muka umum terhadap orang atau barang. Laporan itu teregistrasi dengan nomor LP/505/K/X/RES.1.6/2020 Sek.Klp Dua.

Kemudian, L dan AO melaporkan balik WW atas dugaan tindak pidana pengeroyokan dan atau penganiayaan ke Polres Tangerang Selatan pada 3 Desember 2020. Laporan itu teregister dengan nomor :LP/1283/K/XII/2020/SPKT Res.Tangsel.

Laporan L dan AO berjalan mulus hingga membuat WW menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Tangerang. WW dipersangkakan Pasal 351 KUHP dengan ancaman maksimal 2 tahun 8 bulan, atau Pasal 170 KUHP dengan ancaman maksimal 5 tahun 6 bulan. WW pun dimintai ganti rugi hingga Rp20 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kasus penganiayaan jaksa komjak
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top