Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Komjak Kaget Ses-JAMDatun Peras Tersangka Rp500 Juta

Chaerul Amir selama ini tidak pernah dilaporkan oleh siapa pun terkait kasus penyalahgunaan wewenang maupun kasus lainnya selama berprofesi sebagai Jaksa.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 02 Mei 2021  |  14:51 WIB
Logo Kejaksaan RI di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta. - Bisnis/Samdysara Saragih
Logo Kejaksaan RI di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta. - Bisnis/Samdysara Saragih

Bisnis.com, JAKARTA - Sekretaris Jaksa Agung Muda bidang Perdata dan Tata Usaha Negara pada Kejaksaan Agung Chaerul Amir tidak pernah punya catatan buruk selama menjadi Jaksa.
 
Demikian disampaikan Komisi Kejaksaan (Komjak) menanggapi pencopotan terhadap Ses-JAMDatun tersebut dari jabatannya.

Ketua Komjak Barita Simanjuntak mengemukakan Chaerul Amir tidak pernah dilaporkan oleh siapa pun terkait kasus penyalahgunaan wewenang maupun kasus lainnya selama berprofesi sebagai Jaksa.

"Sejujurnya kami juga kaget terkait kasus ini. Kan selama ini dia tidak pernah ada catatan buruk. Kinerjanya selalu baik," tutur Barita, Minggu (2/5/2021).

Dia mengaku belum mengetahui alasan Chaerul Amir memeras dan meminta uang sebesar Rp500 juta dari keluarga tersangka untuk penangguhan penahanan.

Namun, menurut Barita, setelah mendapat laporan dari pihak terkait bahwa ada Jaksa nakal yang memeras keluarga tersangka, Komjak langsung berkoordinasi dengan Jaksa Agung Muda bidang Pengawasan (JAMWas) Kejagung.

"Kami mengapresiasi profesionalitas Kejagung yang langsung bergerak cepat," katanya. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemerasan jamdatun Kejaksaan Agung Komisi Kejaksaan
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top