Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemerintah dan DPR Harus Tuntaskan Pilpres, Pileg, dan Pilkada pada 2024

Pelaksanaan pemilu serentak akan lebih baik jika diselenggarakan pada tahun yang sama, sesuai yang diamanatkan undang-undang.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 28 Oktober 2021  |  21:09 WIB
Petugas sortir dan lipat surat suara menunjukan surat suara yang terdapat kerutan di surat suara Pilpres, di Gudang Logistik KPU Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa(19/2/2019). - ANTARA/Adeng Bustomi
Petugas sortir dan lipat surat suara menunjukan surat suara yang terdapat kerutan di surat suara Pilpres, di Gudang Logistik KPU Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa(19/2/2019). - ANTARA/Adeng Bustomi

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Pusat Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI) Alfitra Salamm mengatakan bahwa agenda pemilu serentak baik itu pilpres, pileg, maupun pilkada harus tuntas pada 2024.

Menurutnya, pelaksanaan pemilu serentak akan lebih baik jika diselenggarakan pada tahun yang sama, sesuai yang diamanatkan undang-undang.

"Untuk itu, skema waktu penyelenggaraan Pemilu Nasional 2024 sebaiknya dilaksanakan pada kerangka waktu yang sama pada tahun 2024," katanya, Kamis (28/10/2021).

Secara rinci, Alfitra menjelaskan bahwa Februari 2024 adalah waktu yang tepat untuk menyelenggarakan pemilu yang meliputi pemilihan legislatif dan presiden. Sedangkan untuk pilkada diadakan pada November 2024.

"Sehingga tidak perlu melakukan perubahan UU atau Perppu," jelasnya.

Pemilu, terang Alfitra, merupakan salah satu medium untuk memperbaiki institusi demokrasi di Indonesia. Oleh karena itu, dia berharap agar Pemilu 2024 dapat berjalan sukses dan lancar agar keberlanjutan demokrasi Indonesia semakin baik.

AIPI memandang bahwa hal yang paling urgen untuk diperbaiki saat ini adalah membangun kultur etika politik untuk semua kalangan, baik masyarakat, elite politik maupun pemerintah.

Dengan kultur etika politik yang baik, Indonesia pun dapat memiliki keadaban bangsa dalam berpolitik yang menjadi salah satu kunci bagi keberhasilan sebuah negara.

Menurutnya, sebuah sistem politik selalu dapat dijaga, dipertahankan, atau bahkan diperkuat kapan saja. Namun, semua usaha tersebut akan sia-sia jika tidak diikuti oleh kokohnya nilai-nilai keadaban dan komitmen terhadap etika bagi aktor-aktor politik penyelenggara negara.

"Sejarah telah membuktikan, sistem politik yang buruk dan lemah serta tidak berkeadaban akan melahirkan aktor-aktor politik yang buruk. A bad person will beat a good system," terangnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pemilu 2024
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top