Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Naik Satu Level, Kemenag Makin Terbuka dan Informatif?

Kemenag berhasil meningkatkan keterbukaan informasi publik satu level lebih tinggi dari sebelumnya.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 26 Oktober 2021  |  16:24 WIB
Naik Satu Level, Kemenag Makin Terbuka dan Informatif?
Kantor Kementerian Agama - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian agama berhasil memperoleh predikat “Menuju Informatif” dari Komisi informasi pusat (KIP) Republik Indonesia.

Predikat ini disampaikan dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2021 yang digelar secara virtual oleh KIP, Selasa (26/10/2021).

Sekjen Kemenag Nizar mengapresiasi progres keterbukaan informasi di Kementerian Agama.

Menurutnya, hasil monitoring KIP menunjukkan bahwa Kemenag berhasil meningkatkan keterbukaan informasi publik satu level lebih tinggi dari sebelumnya yang hanya memperoleh predikat “Cukup Informatif”.

“Ini sekaligus mengindikasikan bahwa Kemenag semakin terbuka dan informatif dalam pengelolaan informasi publik,” katanya dikutip dari laman Kemenag, Selasa (26/10/2021). 

Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin yang hadir dalam penganugerahan tersebut menyampaikan Indonesia sebagai salah satu negara demokrasi terbesar di dunia, dituntut untuk menjalankan prinsip-prinsip demokrasi di antaranya adalah prinsip keterbukaan informasi. 

“Ini Sebagai perwujudan nyata untuk membangun pemerintahan yang terbuka, akuntabel dan partisipatif dan inovatif,” tuturnya. 

Wapres juga menyampaikan, Indonesia menjadi inisiator berdirinya open government partnership (OGP).

“Sebagai anggota OGP bersama organisasi masyarakat sipil, Indonesia dapat menentukan langkah-langkah yang tepat dalam mendorong akses informasi yang luas terhadap kegiatan badan-badan publik yang dimiliki negara,” imbuhnya. 

Wapres pun mengimbau seluruh lembaga publik untuk terus meningkatkan keterbukaan informasi dengan memanfaatkan teknologi yang berkembang.

Adapun, Ketua KIP Gede Narayana menyatakan bahwa penilaian tersebut didasarkan pada monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik dalam kurun waktu Januari – Desember 2020 dimana proses monitoring dan evaluasi dilakukan pada 2021.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kementerian agama komisi informasi pusat
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top