Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Korban Tewas Akibat Gempa Haiti Lebih dari 1.297 Orang

Korban meninggal akibat gempa bumi dengan Magnitudo 7.2 di Haiti mencapai lebih dari 1.297 orang.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 16 Agustus 2021  |  06:28 WIB
Korban Tewas Akibat Gempa Haiti Lebih dari 1.297 Orang
Kota yang hancur saat badai Matthew melewati Jeremie di Haiti - Reuters/Carlos Garcia Rawlins
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA—Pemerintah Haiti mengumumkan keadaan darurat setelah korban meninggal akibat gempa bumi dengan Magnitudo 7.2, mencapai lebih dari 1.297 orang, menurut Kepala Perlindungan Sipil Haiti Jerry Chandler.

Chandler mengatakan sebanyak 2.800 orang mengalami luka-luka akibat gempa tersebut selain korban tewas sebagaimana dikutip CNN.com, Senin (16/8/2021).

Sejumlah negara tetangga mulai mengirim bantuan ke negara itu dan petugas penyelamat juga berkejaran dengan waktu untuk menemukan korban selamat ataupun meninggal yang tertimbun reruntuhan bangunan sebelum badai Grace menghantam.

Chandler menyatakan rumah sakit di negara itu kewalahan menampung lebih dari 5.700 orang pasien yang terluka akibat gempa. Sebab sebagian dari rumah sakit itu juga mengalami kerusakan usai gempa.

Haiti saat ini juga tengah dipusingkan dengan pandemi Covid-19, ancaman Badai Grace, pergolakan politik setelah pembunuhan Presiden Jovenel Moise pada 7 Juli lalu, krisis ekonomi dan aksi kekerasan dan kejahatan yang dilakukan kelompok geng bersenjata.

Sejumlah gereja, hotel hingga sekolah rusak berat akibat guncangan gempa. Bangunan penjara di Haiti di Les Cayes dekat pusat gempa juga rusak. Kondissi itu dimanfaatkan oleh para tahanan untuk kabur.

Sebanyak 13.694 rumah ambruk dan 13.785 rumah rusak berat di tiga wilayah yang paling parah terdampak gempa.

Pemerintah Haiti saat ini mengizinkan lembaga bantuan mendirikan tenda darurat tetapi diwajibkan mengikuti arahan penanganan bencana dari kementerian terkait.

Sementara itu, sejumlah relawan internasional, dokter dan tim penyelamat saat ini menunggu giliran berangkat dari Bandara Port-au-Prince menuju Les Cayes.

Badai Grace yang diperkirakan bakal menerjang Haiti pada Senin dikhawatirkan bakal memicu curah hujan tinggi yang bisa menyebabkan banjir bandang.

"Kami juga bersiap menghadapi Badai Grace," kata Chandler.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

haiti Covid-19
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top