Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hasto Sebut PDIP Bangga Megawati Terima Gelar Profesor Kehormatan

Menurut Hasto, di bawah kepemimpinan Megawati, Indonesia bisa menghadapi krisis multidimensi yang pada akhirnya bisa bangkit dan mendapat kepercayaan baik dari dalam maupun luar negeri.
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 08 Juni 2021  |  12:38 WIB
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. JIBI - Bisnis/Nancy Junita
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. JIBI - Bisnis/Nancy Junita

Bisnis.com, JAKARTA - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP)  yang juga mahasiswa doktoral Universitas Pertahanan (Unhan) Hasto Kristiyanto mengapresiasi rencana pengukuhan gelar profesor kehormatan (guru besar tidak tetap) untuk Presiden Kelima RI, Megawati Soekarnoputri.

Menurut Hasto, di bawah kepemimpinan Megawati, Indonesia bisa menghadapi krisis multidimensi yang pada akhirnya bisa bangkit dan mendapat kepercayaan baik dari dalam maupun luar negeri.

"Kepemimpinan Ibu Megawati sangat kuat dan penuh tanggung jawab terhadap masa depan bangsa. Ibu Megawati diakui mampu membawa Indonesia keluar dari krisis multidimensi dan mendapat pengakuan dari dalam dan luar negeri,” kata Hasto dalam keterangan tertulis, Selasa (8/6/2021).

Selain itu, kepemimpinan Megagawai dinilainya juga menghadirkan rekonsiliasi nasional. Tidak ada dendam terhadap masa lalu, dan melarang untuk menghujat Pak Harto karena kesadaran pentingnya melihat masa depan.

“Atas kiprah kepemimpinannya selama ini, Ibu Megawati tercatat telah menerima sembilan gelar Doktor Honoris Causa dari dalam dan luar negeri,” papar Hasto.

Megawati, kata Hasto, memiliki jejak kepemimpinan yang kuat dimulai sejak menjadi anggota MPR/DPR RI, Wakil Presiden RI hingga menjadi Presiden perempuan pertama di Indonesia.

Melalui keputusan Megawati saat di pemerintahan melahirkan sejumlah lembaga/institusi negara antara lain Mahkamah Konstitusi, Komisi Yudisial, Komisi Pemberantasan Korupsi dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Hasto melanjutkan, Megawati memimpin PDIP di era Orde Baru yang penuh penindasan yang puncaknya peristiwa 27 Juli 1996. Saat ini, Megawati membawa PDIP menjadi partai pemenang pemilu dan berhasil mengantarkan kadernya Jokowi menjadi presiden dua periode.

"Kami meyakini rencana Unhan memberi gelar profesor kehormatan kepada Ibu Megawati tidaklah, mendadak tapi telah melakukan kajian sejak lama termasuk berbagai karya ilmiah dan pidato Ibu Megawati baik di dalam maupun di luar negeri," beber Hasto.

Sebelumnya diberitakan, warganet di media sosial Twitter ramai membahas rencana penganugerahan gelar profesor kehormatan untuk Megawati oleh Universitas Pertahanan.

Selain itu, warganet juga menyoroti tulisan ilmiah Megawati yang dipublikasi pada Jurnal Pertahanan dan Bela Negara volume 11, Nomor 1 tahun 2021 dengan judul: “Kepemimpinan Presiden Megawati Pada Era Krisis Multidimensi, 2001-2004”.

Tulisan itu menyusul acara Sidang Senat Terbuka Universitas Pertahanan yang bakal menganugerahkan gelar profesor kehormatan untuk Megawati pada Jumat (11/6/2021). Dia akan menjadi guru besar tidak tetap pada Ilmu Pertahanan Bidang Kepemimpinan Strategik dari Universitas Pertahanan.

Dalam tulisannya yang menganalisis kepemimpinannya sendiri, Megawati menilai dirinya telah berhasil mengatasi sebagian besar krisis multidimensi yang dihadapi oleh Indonesia pada saat itu dalam waktu yang relatif singkat.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

megawati pdip Hasto Kristiyanto
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top