Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mantan Jubir Gus Dur Wimar Witoelar Meninggal

Sebelum meninggal Wimar Witoelar sempat didiagnosis mengalami sepsis atau peradangan karena infeksi dalam tubuh.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 19 Mei 2021  |  10:16 WIB
Mantan Jubir Gus Dur Wimar Witoelar Meninggal
Wimar Witoelar - Instagram
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA  - Mantan Juru Bicara Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Wimar Witoelar (WW), meninggal dunia pada usia 75 tahun.

Sebelum wafat, Wimar menjalani masa kritis di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) Jakarta. Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko sempat mengunjunginya, kemarin.

"Kami di Kantor Staf Presiden (KSP) sudah lama bekerja sama dengan beliau dan tim terkait isu-isu tertentu seperti lingkungan, masyarakat adat, kebhinekaan, masalah intoleransi. Kami sangat mengapresiasi kerja-kerja beliau selama ini," tutur Moeldoko, kemarin.

WW sempat didiagnosis mengalami sepsis atau peradangan karena infeksi dalam tubuh. “Mohon dimaafkan segala kesalahan WW. WW sudah pergi menghadap Tuhan Yang Maha Esa dengan tenang pukul 9 pagi ini,” kata Direktur Intermatrix Communication (IMX) Erna Indriana melalui pesan tertulis, Rabu (19/5/2021).

Erna menuturkan jenazah WW bakal dimakamkan di TPU Tanah Kusir. Dia pun berterima kasih atas semua atensi yang diberikan kepada almarhum di hari akhir hidupnya.

“Terima kasih doanya untuk semua teman-teman dan sahabat WW di mana pun berada. Pemakaman akan dilakukan di TPU Tanah Kusir. Info lebih lanjut menyusul,” kata dia.

Sebelumnya, Wimar yang sekaligus Pemilik Biro Konsultan IMX sempat dirawat di rumah sakit Pondok Indah usai menjalani masa kritis akibat penyakit sepsis tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pondok indah gus dur Wimar Witoelar
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top