Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pascalibur Lebaran, Satgas Berharap Kasus Covid-19 Juni Terkendali

Kondisi pandemi di Indonesia antara lain dapat dilihat dari tingkat keterisian Rumah Sakit Darurat Covid (RSDC) Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 17 Mei 2021  |  13:39 WIB
Pascalibur Lebaran, Satgas Berharap Kasus Covid-19 Juni Terkendali
Ketua Satgas Penanganan Covid/19 Letjen TNI Doni Monardo / Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kenaikan kasus positif Covid-19 pascaliburan panjang biasanya mulai terdeteksi sekitar 14 hari atau 2 pekan setelahnya.

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan bahwa masyarakat bisa tenang jika pada pertengahan Juni 2021 tidak terjadi lonjakan kasus positif Covid-29 pascalebaran.

“Kita akan bisa merasa nyaman apabila pertengahan Juni nanti kondisi Covid-19 di Tanah Air masih terkendali,” ujarnya dalam konferensi pers, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Senin (17/5/2021).

Lebih lanjut, barometer yang bisa dipakai untuk melihat kondisi pandemi di Indonesia antara lain adalah tingkat keterisian Rumah Sakit Darurat Covid (RSDC) Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta.

“Saat ini tingkat keterisian tempat tidur [di RSDC Wisma Atlet] mencapai 16,22 persen. Ini adalah rekor terendah pasien di rawat di sana,” imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, RSDC Wisma Atlet Kemayoran per 16 Mei 2021 diisi 972 orang dari hari sebelumnya masih 1.035 orang dari total kapasitas 5.994 tempat tidur.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta agar kondisi ini tetap dijaga. Pasalnya, kata Doni, pada masa liburan sebelumnya, tingkat keterisian tempat tidur RSDC Wisma Atlet pernah mencapai lebih dari 90 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Doni Monardo Covid-19
Editor : Oktaviano DB Hana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top