Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemerintah Kecam Kekerasan di Masjid Al-Aqsa: Melukai Perasaan Umat Muslim

Hal tersebut disampaikan melalui akun Twitter resmi Kementerian Luar Negeri pada Sabtu (8/5/2021) malam.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 09 Mei 2021  |  06:39 WIB
Kompleks Al Aqsa atau Haram Al Sharif, yang meliputi Masjid al-Aqsa dan Dome of the Rock atau Masjid Kubah Batu dengan kubah emasnya, di Yerusalem Timur terlihat dari Bukit Zaitun. - Antara
Kompleks Al Aqsa atau Haram Al Sharif, yang meliputi Masjid al-Aqsa dan Dome of the Rock atau Masjid Kubah Batu dengan kubah emasnya, di Yerusalem Timur terlihat dari Bukit Zaitun. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Indonesia menyatakan kecaman terhadap penyerangan polisi Israel kepada ratusan umat muslim yang tengah beribadah di Masjid Al-Aqsa, Palestina.

Hal tersebut disampaikan melalui akun Twitter resmi Kementerian Luar Negeri pada Sabtu (8/5/2021) malam.

Kemlu menyatakan Indonesia mengecam pengusiran paksa enam warga Palestina dari wilayah Sheikh Jarrah, Yerussalem Timur, yang menjadi awal mula bentrokan antara polisi Israel dan pemuda Palestina.

“Indonesia juga mengecam tindak kekerasan terhadap warga sipil Palestina di wilayah masjid Al-Aqsa yang menyebabkan ratusan korban luka-luka dan melukai perasaan umat Muslim,” seperti ditulis dalam keterangan yang dikutip Bisnis.

Pengusiran paksa dan tindakan kekerasan tersebut bertentangan dengan berbagai resolusi Dewan Keamanan PBB, hukum humaniter internasional, khususnya Konvensi Jenewa IV tahun 1949, dan berpotensi menyebabkan ketegangan dan instabilitas di kawasan.

“[Pemerintah Indonesia] mendesak masyarakat internasional melakukan langkah nyata untuk menghentikan langkah pengusiran paksa warga Palestina dan penggunaan kekerasan terhadap warga sipil,” lanjutnya.

Seperti diberitakan Al-Jazeera sebelumnya, tim medis Bulan Sabit Merah Palestina melaporkan sebanyak 64 orang, termasuk wanita dan anak-anak, serta satu polisi terluka setelah bentrokan di dekat gerbang Kota Tua Yerusalem.

Bentrokan tersebut terjadi sehari setelah tentara Israel menggempur salah satu masjid paling agung bagi umat Islam, Masjid Al-Aqsa yang mengakibatkan 200 orang terluka.

Dalam beberapa video yang beredar, terlihat pasukan Israel menggunakan water canon dan peluru karet melawan warga Palestina yang hanya menggunakan batu.

Ketegangan di Tepi Barat dan Jalur Gaza meningkat pada Ramadan lantaran kemarahan warga Palestina atas klaim sepihak dari pemukim Yahudi pada rumah-rumah di wilayah Sheikh Jarrah Yerusalem Timur.

Puluhan ribu muslim berdatangan di Masjid Al-Aqsa pada malam ganjil akhir Ramadan untuk mendapatkan Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari 1.000 bulan.

Dalam sebuah video yang diunggah Al-Jazeera, ribuan warga Palestina yang datang dari wilayah kekuasaan Israel terlihat berjalan kaki menuju Masjid Al-Aqsa karena otoritas Israel menghalangi kendaraan mereka memasuki wilayah Yerusalem.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

palestina kemenlu israel
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top