Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kasus Covid-19 Melonjak, Sistem Kesehatan di Malaysia Hampir Kolaps

Sistem kesehatan masyarakat di Malaysia tengah bertatih-tatih untuk menampung lonjakan pasien kritis Covid-19.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 03 Mei 2021  |  19:37 WIB
Sejumlah warga negara Indonesia (WNI) terdampak perpanjangan masa
Sejumlah warga negara Indonesia (WNI) terdampak perpanjangan masa "Lockdown" di Malaysia tiba di Pelabuhan Bandar Sri Junjungan Dumai di Dumai, Riau, Jumat (27/3/2020). Sebanyak 64 WNI dari Malaysia tiba di Dumai setelah melakukan transit lewat Tanjung Balai Karimun Kepri akibat terdampak perpanjangan masa Lockdown hingga 14 April 2020 terkait pandemi wabah COVID-19 di negara tersebut. - ANTARA FOTO/Aswaddy Hamid

Bisnis.com, JAKARTA — Sejumlah rumah sakit di sekitar kawasan Klang Valley, Malaysia, mengalami kondisi kritis menyusul terbatasnya ketersediaan tempat tidur di ruang Intensive care units atau ICU selama sepekan terakhir.

Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Malaysia Tan Sri Noor Hisham Abdullah mengatakan Rumah Sakit Sungai Buloh telah menerima lebih dari 20 kasus rujukan ke ICU setiap harinya selama satu pekan ke belakang. 

“63 pasien ICU dengan lebih dari 25 orang dengan kondisi kritis telah dirawat dan lebih dari 20 kasus rujukan masuk ke ICU sepekan terakhir,” kata Noor seperti dilansir dari The Star pada Senin (3/5/2021). 

Dia mengatakan Kementerian Kesehatan telah mengadakan alat kesehatan seperti ventilator sejak tahun lalu untuk meningkatkan kapasitas rawat di sejumlah rumah sakit terkait.

Noor menerangkan sistem kesehatan masyarakat tengah bertatih-tatih untuk menampung lonjakan pasien kritis Covid-19. Dia mengatakan enam rumah sakit yang menjadi pusat rawatan bagi pasien Covid-19 dengan kondisi kritis nyaris menyentuh batas kapasitasnya. 

“Rumah Sakit Sungai Buloh, Rumah Sakit Kuala Lumpur, Rumah Sakit Ampang, Rumah Sakit Serdang, Rumah Sakit Selayang dan Rumah Sakit Tengku Ampuan Rahimah telah melebih 70 persen kapasitas dengan beberapa di antaranya menyentuh 100 persen,” kata dia. 

Malahan, dia menambahkan, keterpakaian tempat tidur di Pusat Kesehatan Universiti Malaya telah melampaui angka 50 persen. Adapun, sejumlah rumah sakit di kawasan Klang Valley tengah mengurangi pelayanan bagi perawatan umum dan difokuskan pada penanganan pasien Covid-19.

Menteri Kesehatan bakal bekerja sama dengan swasta untuk meningkatkan kapasitas tempat tidur bagi pasien-pasien yang kritis,” tuturnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

malaysia kementerian kesehatan Covid-19
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top