Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kejagung Perintahkan Kejati DKI Usut Korupsi Mafia Tanah di Cakung Jaktim

Perkara korupsi tanah di Cakung Barat Jakarta Timur diduga melibatkan mafia tanah. Kasus ini sempat disidik Kejari Jakarta Timur tetapi tidak menyentuh substansi korupsinya.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 05 April 2021  |  15:50 WIB
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) Ali Mukartono bersiap mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (2/7/2020). ANTARA FOTO - Puspa Perwitasari
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) Ali Mukartono bersiap mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (2/7/2020). ANTARA FOTO - Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA--Kejaksaan Agung (Kejagung) mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta agar segera mengambil alih perkara tindak pidana korupsi yang melibatkan mafia tanah di wilayah Cakung Barat Jakarta Timur.

Jaksa Agung Muda Pidana Khusus pada Kejagung, Ali Mukartono mengatakan perkara itu sempat ditangani oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Timur. 

Namun, menurutnya, perkara tersebut dinilai belum menyentuh perkara korupsinya, maka dari itu Ali perintahkan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta untuk mengambil alih perkara korupsi tanah tersebut.

"Saya sudah minta Kajati langsung mengawal itu, karena Kakanwil kan tersangkanya. Kita juga sudah minta dilakukan pendalaman dan dilanjutkan kasus mafia tanah itu," tuturnya, Senin (5/4/2021).

Ali menjelaskan bahwa perkara mafia tanah itu kini menjadi perhatian serius Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil. 

"Kasus ini dapat perhatian dari Pak Menteri, jadi saya perlu tahu sejauh mana perkembangannya," katanya.

Secara terpisah, Kepala Seksi Penerangan Hukum pada Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Ashari Syam mengatakan bahwa Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Asri Agung Putra sudah melakukan gelar (ekspose) perkara tersebut di Kejaksaan Agung pada hari Kamis 1 April 2021.

"Ekspose perkara dugaan korupsi yang disidik oleh Seksi Pidsus Kejari Jaktim terkait pembatalan sertifikat SHGB atas nama PT Salve dengan cara memalsu buku buku atau daftar khusus untuk pemeriksaan ADM," ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

korupsi Kejaksaan Agung
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top