Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Meski Tunggu Kajian Dokter, Wapres Ma'ruf Siap Divaksin Covid-19

Wakil Presiden Ma'ruf Amin masuk dalam kelompok lansia dan juga memiliki riwayat penyakit jantung sehingga membutuhkan kajian tim dokter kepresidenan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 16 Februari 2021  |  16:22 WIB
Wakil Presiden Ma'ruf Amin berjalan usai menyampaikan keterangan kepada wartawan tentang penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Jakarta, Senin (23/3/2020).  Wapres meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa terkait jenazah pasien positif virus corona (COVID-19) yang meninggal dunia. ANTARA FOTO - Aditya Pradana Putra
Wakil Presiden Ma'ruf Amin berjalan usai menyampaikan keterangan kepada wartawan tentang penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Jakarta, Senin (23/3/2020). Wapres meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa terkait jenazah pasien positif virus corona (COVID-19) yang meninggal dunia. ANTARA FOTO - Aditya Pradana Putra

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Presiden Ma'ruf Amin dikabarkan telah siap untuk mengikuti vaksinasi Covid-19. Namun, dia masih menunggu kajian dari tim kesehatan dan dokter kepresidenan.

Hal itu disampaikan Juru Bicara Wapres, Masduki Baidlowi, Selasa (16/2/2021). Dia menyampaikan saat ini kondisi Wapres sangat prima untuk menerima vaksin virus Corona.

"Wapres sehat dan bugar, sudah siap sebenarnya untuk divaksin. Segala kemungkinannya kini sedang dikaji oleh tim kedokteran Wapres, insyaallah tidak lama," ujarnya lewat pesan singkat.

Seperti diketahui, BPOM telah mengeluarkan izin penggunaan darurat vaksin Covid-19 buatan Sinovac, Coronavac, terhadap kelompok masyarakat berusia di atas 60 tahun pada 5 Februari 2021.

Medio Februari ini pemerintah akan memulai program vaksinasi Covid-19 tahap kedua bagi kelompok lansia serta petugas pelayanan publik. Menurut Masduki, tentu akan baik jika Ma'ruf yang memulai vaksinasi untuk lansia.

"Vaksinasi buat Wapres bisa menjadi contoh buat lansia yang lain," tuturnya.

Masduki berharap kajian tim dokter kepresidenan terkait rekomendasi vaksinasi Covid-19 terhadap Ma'ruf Amin segera keluar. Pasalnya, selain masuk dalam kelompok lansia, Ma'ruf juga memiliki riwayat penyakit jantung.

Adapun, pada Maret 2021, Wapres Ma'ruf akan memasuki usia 77 tahun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Ma'ruf Amin wapres ma'ruf amin Vaksin Covid-19

Sumber : Tempo

Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top