Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wapres: Lebih dari 500 Instansi Pemerintah Perlu Tingkatkan Kapasitas

Wapres Ma'ruf Amin meminta peningkatan kolaborasi antara Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), instansi pusat dan daerah.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 28 Januari 2021  |  16:34 WIB
Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat mengisi diskusi ekonomi dan perbankan syariah di era new normal  -  Setwapres
Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat mengisi diskusi ekonomi dan perbankan syariah di era new normal - Setwapres

Bisnis.com, JAKARTA – Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan terdapat lebih dari 500 lembaga atau instansi pemerintah yang perlu meningkatkan kapasitas sistem merit manajemen aparatur sipil negara (ASN).

KASN melaporkan terdapat 81 instansi pemerintah yang mendapatkan kategori 'sangat baik' dan 'baik' sepanjang 2019 - 2020.

“Dengan demikian maka masih terdapat sebanyak 524 instansi pemerintah, belum termasuk lembaga non struktural, yang masih perlu meningkatkan kapasitasnya, ataupun membutuhkan pembinaan agar mampu menerapkan sistem merit ASN,” kata Wapres dalam acara Penyerahan Keputusan, Piagam, dan Plakat Penerapan Sistem Merit Dalam Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui virtual, Kamis (28/1/2021).

Dia menekankan pentingnya upaya pencegahan KKN, serta pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) serta loyalitas dan wawasan kebangsaan.

“Salah satu karakteristik penting yang menjadi fokus pemerintah yaitu integritas ASN,” ungkap Wapres.

Kendati demikian, tantangan dan dinamika penerapan manajemen ASN ke depannya akan semakin kompleks.

Untuk itu, dia meminta peningkatan kolaborasi antara Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), instansi pusat dan daerah guna melaksanakan pembinaan, penilaian, dan pengawasan terhadap penerapan sistem merit dalam manajemen ASN.

Selain kolaborasi, Wapres juga meminta sistem merit dalam manajemen ASN agar dilaksanakan secara lebih adaptif dan inovatif, salah satunya dengan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi.

“Sistem merit harus menjadi dasar penerapan profesionalisme dan standar kompetensi dari ASN. Hal ini diperlukan untuk melindungi kepentingan ASN itu sendiri dalam kaitannya dengan pembinaan karir, dan menghindarkan terjadinya politisasi birokrasi,” tuturnya.

Dalam acara tersebut, KASN mengumumkan instansi pemerintah yang telah berhasil ditetapkan dalam kategori “Sangat Baik” dan “Baik” dalam menerapkan sistem merit dalam manajemen ASN.

Sebanyak 18 Kementerian dan Sekretariat Kabinet, sembilan Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK), tiga Lembaga Non Struktural (LNS), 11 Pemerintah Kota, dan 13 Pemerintah Kabupaten.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ASN Ma'ruf Amin wapres ma'ruf amin
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top