Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pabrik Produsen Vaksin Covid-19 Mitra AstraZeneca Terbakar

Kebakaran terjadi di salah satu pabrik produsen vaksin terbesar di dunia yang ada di India yakni milik Serum Institute of India (SII).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 23 Januari 2021  |  02:53 WIB
Vaksin Oxford dan AstraZeneca
Vaksin Oxford dan AstraZeneca

Bisnis.com, JAKARTA – Salah satu perusahaan produsen vaksin terbesar di dunia yakni Serum Institute of India (SII) mengalami kebakaran di pabriknya.

Seperti dikutip dari Tempo.co yang melansir CNN.com, Sabtu (23/1/2021), kebakaran itu terjadi di pabrik SII yang terletak di New Delhi, India. Insiden kebakaran ini membuat lima orang tewas.

Wali Kota Murlidhal Mohol, mengatakan ketika kebakaran terjadi, empat orang berhasil dievakuasi dari bangunan tersebut.

Akan tetapi, lima orang lain yang merupakan pekerja konstruksi pabrik tersebut tak sempat diselamatkan. Mereka diketahui tengah mengerjakan bangunan yang masih dalam tahap konstruksi tersebut.

"Berdasarkan penyelidikan awal, aktivitas pengelasan bisa saja menimbulkan kebakaran itu," kata Mohol.

Namun demikian, Mohol mengatakan terkait dengan penyebab pastinya kebakaran tersebut saat ini masih dalam tahap investigasi.

Pimpinan SII Cyrus Poonawala menyebutkan, sebagai bentuk pertanggung jawaban perusahaan akan memberikan kompensasi pada keluarga korban senilai US$34.000.

"Kami sadar dan sangat menyayangkan ada nyawa yang tak terselamatkan. Kami sedih dan menyampaikan duka mendalam," ujarnya.

Adapun, SII bekerja sama dengan Universitas Oxford dan AstraZeneca untuk memproduksi vaksin Covid-19 bernama Covishield.

Pada Desember lalu, perusahaan itu mengklaim sudah memproduksi 50 sampai 60 juta dosis tiap bulannya. Kendati demikian, kebakaran ini diklaim tak mengganggu proses produksi vaksin Covid-19.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

india Vaksin

Sumber : Tempo.co

Editor : Yustinus Andri DP
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top