Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Operasional Universitas Islam Internasional Indonesia Diminta Tak Molor Lagi

Menag Yaqut Cholil menyoroti ada empat hal yang mesti mendapat perhatian serius dari pihak Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII).
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 22 Januari 2021  |  19:59 WIB
Seremoni peletakan batu pertama pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) di Depok, Jawa Barat, Selasa (5/6/2018). - JIBI/Amanda Kusumawardhani
Seremoni peletakan batu pertama pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) di Depok, Jawa Barat, Selasa (5/6/2018). - JIBI/Amanda Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA - Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), perguruan tinggi yang menjadi salahs atu proyek strategis nasional, diminta unutk tidak menunda pembukaan penerimaan mahasiswa baru pada 2021.

Permintaan itu datang dari Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan disampaikan langsung kepada Rektor UIII Komaruddin Hidayat saat rapat bersama.

Rapat membahas kesiapan UIII dalam opersional sejumlah gedung dan penerimaan mahasiswa baru. Menag Yaqut menjelaskan bahwa hal itu juga menjadi permintaan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

"Saya ingin menyampaikan beberapa waktu lalu saya dipanggil Wapres KH Ma’ruf Amin dan beliau meminta agar tidak boleh lagi ada penundaan penerimaan mahasiswa baru di UIII yang ditagertkan akan dimulai pada Setember 2021 mendatang," ujar Menag lewat rapat yang digelar secara virtual dari Kantor Kemenag, Jalan Lapangan Banteng Barat, Jakarta, Jumat (22/1/2021).

Menag menambahkan ada empat hal yang mesti mendapat perhatian serius dari pihak UIII menjelang beroperasionalnya kampus yang menjadi etalase perkembangan Islam di Indonesia tersebut. Pertama adalah pembebasan lahan yang belum 100 persen dan mesti segera diselesaikan.

Kedua, perekrutan tenaga dosen dan ketiga, kesiapan infrastruktur menjelang dibukanya penerimaan mahasiswa baru pada September 2021. Sementara itu, keempat adalah perekrutan guru besar. 

"UIII ini merupakan proyek strategis nasional. Sekali lagi saya sampaikan Presiden Joko Widodo dan Wapres Ma'ruf Amin menekankan betul kepada saya agar progres pembangunan dan operasional UIII bisa berjalan sesuai target," ujar Menag.

Rektor UIII Komaruddin Hidayat mengatakan sesuai proyeksi pembangunan, pihaknya optimistis pada Maret mendatang dua gedung yakni gedung Fakultas dan Rektorat sudah selesai dikerjakan dan dapat digunakan dalam penerimaan mahasiswa baru.

Untuk kesiapan SDM, dia menambahkan tenaga dosen termasuk guru besar saat ini prosesnya sudah berjalan. Dalam waktu dekat perekrutan dosen luar negeri serta beberapa alumni penerima beasiswa 5.000 doktor dan alumni LPDP akan mengisi tenaga dosen di UIII.

"Mudah-mudahan kebutuhan dosen dalam waktu dekat ini sudah bisa terpenuhi. Sejumlah profesor dari UIN dan IAIN sudah menyatakan kesiapan untuk bergabung di UIII. Sekali lagi, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Menteri Agama atas dukungan yang diberikan agar UIII dapat beroperasi pada September 2021," tandas Kamaruddin Hidayat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemenag komaruddin hidayat Yaqut Cholil Qoumas
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top