Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KIPI Usai Vaksinasi Covid-19 Umumnya Nyeri dan Bengkak

Umumnya yang dirasakan penerima vaksin adalah nyeri dan bengkak di tempat suntikan, merah, dan gatal.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 19 Januari 2021  |  15:22 WIB
Presiden Joko Widodo (kiri) disuntik dosis pertama vaksin Covid-19 produksi Sinovac oleh vaksinator Wakil Ketua Dokter Kepresidenan Abdul Mutalib (kanan) di beranda Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (13/1/2021). Youtube - BPMI
Presiden Joko Widodo (kiri) disuntik dosis pertama vaksin Covid-19 produksi Sinovac oleh vaksinator Wakil Ketua Dokter Kepresidenan Abdul Mutalib (kanan) di beranda Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (13/1/2021). Youtube - BPMI

Bisnis.com, JAKARTA - Setelah vaksinasi Covid-19 dimulai pada 13 Januari 2021,  ada beberapa laporan masuk terkait dengan kejadian ikutan pasca-imunisasi (KIPI).

Ketua Komnas KIPI Hindra Irawan mengatakan, bahwa saat ini sudah ada 28 laporan yang masuk dari sekitar 25.000 orang yang disuntik vaksin sejak 13 Januari.

"Semuanya nggak ada yang sampai reaksi berat, sembuh tanpa pengobatan," kata Hindra kepada Bisnis, Selasa (19/1/2021).

Dari 28 laporan tersebut, umumnya yang dirasakan penerima vaksin adalah nyeri dan bengkak di tempat suntikan, merah, dan gatal.

Adapun, Hindra mengatakan tindak lanjut dari pemerintah antara lain memberikan obat dan melakukan observasi.

"Kebanyakan ngga dikasih obat, ada yang diobservasi terus pulang, kemudian semua sembuh," ujarnya.

Hindra menjelaskan, kasus KIPI akan ditinjau mulai dari 30 menit setelah disuntik vaksin dan sampai kapan pun setelah divaksin.

"Untuk observasi awal  30 menit setelah vaksinasi itu, tapi nanti apabila ada laporan kapan pun setelah dapat vaksin akan diterima dan termasuk KIPI," ungkapnya.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top