Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kejaksaan Tangkap Buronan Korupsi Videotron di Medan

Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Agung (Kejagung) mengamankan Djohan, buronan kasus korupsi videotron pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 16 Januari 2021  |  16:42 WIB
Gedung Kejaksaan Agung Republik Indonesia di Jakarta. - Bisnis/Samdysara Saragih
Gedung Kejaksaan Agung Republik Indonesia di Jakarta. - Bisnis/Samdysara Saragih
Bisnis.com, JAKARTA-Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Agung (Kejagung) mengamankan buronan tindak pidana korupsi videotron pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan atas nama Djohan.
 
Kepala Pusat Penerangan Hukum pada Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan bahwa tersangka Djohan diamankan tanpa ada perlawanan di kediamannya di Komplek Ladang Mas Kelurahan Kedai Durian Kecamatan Medan Johor pada hari Jumat 15 Januari 2021 pukul 19.00 WIB.
 
"Tersangka Djohan diserahkan langsung ke pihak Kejari Medan yang diwakili Kepala Seksi Intelijen Bondan Subrata untuk selanjutnya di bawa ke kantor Kejari Medan," tuturnya, Sabtu (16/1/2021).
 
Dia menjelaskan tersangka Djohan terlibat perkara dugaan tindak pidana korupsi videotron di Kota Medan tahun anggaran 2013 dengan nilai kerugian negara mencapai Rp3.168.120.000.
 
Menurut Leonard, tersangka Djohan kerap mangkir dan melarikan diri sejak masih berstatus tersangka sehingga pada 3 Juli 2017 ditetapkan sebagai DPO.
 
"Tersangka kabur berusaha mengelabui dengan menunjukan identitas yang berbeda antara KTP dan SIM karenanya diduga tersangka berusaha untuk mengganti identitas agar tidak dikenali," katanya.
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kejagung dpo
Editor : Edi Suwiknyo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top