Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Polda Metro Jaya Bantah Pencopotan Kapolsek Cikarang Selatan karena Ganggu Bisnis James Riyadi

Setelah terjadi kerumunan, kata Yusri, Kapolsek Cikarang Selatan Kompol Sukadi baru turun tangan untuk menutup Waterboom.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 14 Januari 2021  |  15:25 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus saat berada di Polres Metro Jakarta Pusat, Rabu (11/11/2020). - Antara/Livia Kristianti
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus saat berada di Polres Metro Jakarta Pusat, Rabu (11/11/2020). - Antara/Livia Kristianti

Bisnis.com, JAKARTA - Polda Metro Jaya membantah bahwa pencopotan Kapolsek Cikarang Selatan Kompol Sukadi dilakukan karena telah menggangu bisnis Waterboom milik James Riyadi. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan, bahwa pencopotan tersebut dilakukan, karena sebelum Waterboom ditutup oleh Kapolsek Cikarang Selatan, terjadi kerumunan di tengah pandemi Covid-19.

Setelah terjadi kerumunan, kata Yusri, Kapolsek Cikarang Selatan Kompol Sukadi baru turun tangan untuk menutup Waterboom.

"Seharusnya kan dilakukan pencegahan dulu, bukan setelah terjadi kerumunan baru dibubarkan, ini merupakan tindakan tegas dari pimpinan untuk mencegah penyebaran Covid-19," tuturnya, Kamis (14/1/2021).

Dia juga mengatakan, bahwa pencopotan tersebut sama sekali tidak ada kaitannya dengan pemilik Waterboom James Riyadi.

Menurutnya, Polri harus tegas untuk mencegah terjadinya kerumunan di tengah pandemi Covid-19.

"Tidak ada kaitannya dengan itu (James Riyadi), ini memang murni karena terjadi kerumunan. Jadi Kapolseknya kita copot," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polda metro jaya Covid-19
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top