Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pendakwah Islam Aliran Sesat Turki Dijatuhi Hukuman Penjara 1.075 Tahun

Adnan Oktar mengkhotbahkan kreasionisme dan nilai-nilai konservatif dalam beragama.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 12 Januari 2021  |  08:45 WIB
Pengadilan Turki menjatuhkan hukuman penjara lebih dari 1.000 tahun bagi pendakwah muslim, Adnan Oktar. Saat berdakwah, diadikelilingi wanita berpakaian minim yang disebutnya
Pengadilan Turki menjatuhkan hukuman penjara lebih dari 1.000 tahun bagi pendakwah muslim, Adnan Oktar. Saat berdakwah, diadikelilingi wanita berpakaian minim yang disebutnya "anak kucing". - Guardian

Bisnis.com, JAKARTA - Pengadilan Turki akhirnya menghukum seorang pendakwah muslim, yang dikelilingi wanita berpakaian minim yang disebutnya ”anak kucing”, lebih dari 1.000 tahun penjara, karena kejahatan seksual.

Adnan Oktar mengkhotbahkan kreasionisme dan nilai-nilai konservatif dalam  beragama. Saat berdakwah, pria itu didampingi  para wanita “budak seks” dengan berpakaian terbuka.

Banyak di antara wanita itu menjalani operasi plastik. Mereka menjadi penari latar dengan musik yang mengiringi dakawah aliran sesat itu di studio TV.

Pria berjanggut berusia 64 tahun tersebut ditahan pada 2018 bersama lebih dari 200 tersangka lainnya sebagai bagian dari tindakan keras terhadap kelompoknya oleh unit kejahatan keuangan kepolisian Istanbul.

Dia dijatuhi hukuman 1.075 tahun karena kejahatan termasuk kejahatan seksual, pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.

Selain itu, ada juga tuduhan penipuan dan percobaan spionase politik dan militer, menurut penyiar swasta NTV.

Pengadilan juga menjatuhkan hukuman kepada dua eksekutif di organisasi Oktar, Tarkan Yavas dan Oktar Babuna, masing-masing selama 211 dan 186 tahun seperti dikutip TheGuardian.com, Selasa (12/1/2021).

Kantor berita resmi Anadolu melaporkan, bahwa Oktar juga dinyatakan bersalah, karena membantu kelompok yang dipimpin oleh pengkhotbah muslim yang berbasis di AS, Fethullah Gulen.

Gulen disalahkan Turki, karena melakukan upaya kudeta yang gagal pada tahun 2016. Akan tetapi, dia menyangkal kaitannya dengan Gulen dan bengaku bukan  penganut sekte seks "mitos urban".

Sekitar 236 terdakwa menghadapi tuntutan, 78 di antaranya telah ditahan untuk menunggu persidangan, seperti dilaporkan Anadolu.

Sebagian besar tersangka tetap mengaku tidak bersalah sejak sidang pertama pada September 2019.

Selama persidangan, yang diikuti oleh media Turki selama berbulan-bulan, pengadilan mendengar rincian kejahatan seks yang mengerikan.

Oktar memberitahu hakim ketua pada bulan Desember bahwa dia memiliki hampir 1.000 pacar.

“Ada luapan cinta di hati saya untuk wanita. Cinta adalah kualitas manusia. ini adalah kualitas seorang Muslim, ”katanya dalam sidang lain di bulan Oktober.

Dia menambahkan pada kesempatan terpisah: "Saya luar biasa kuat."

Oktar pertama kali menjadi perhatian publik pada 1990-an ketika dia menjadi pemimpin sekte yang terlibat dalam berbagai skandal seks.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

turki pendakwah
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top