Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hari Ini, Gus Yasin Laporkan Dugaan Kebohongan Blusukan Mensos Risma ke Sekretariat Negara

Yasin mendatangi Polda Metro Jaya untuk melaporkan Risma. Namun menurut dia, laporannya ditolak.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 12 Januari 2021  |  13:45 WIB
Menteri Sosial Tri Rismaharini blusukan di kawasan bantaran Kali Ciliwung, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (28/12/2020).  -  Twitter @kemensosRI
Menteri Sosial Tri Rismaharini blusukan di kawasan bantaran Kali Ciliwung, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (28/12/2020). - Twitter @kemensosRI

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Pergerakan Penganut Khitthah Nahdliyyah, Tjetjep Muhammad Yasen atau biasa dipanggil Gus Yasin akan mengirimkan laporan dugaan kebohongan aksi 'blusukan' oleh Menteri Sosial Tri Rismaharini alias Risma ke Kementerian Sekretariat Negara.

"Insyaallah hari ini, Selasa 12 Januari 2021, tembusan ke Presiden, laporan dugaan kebohongan blusukan Menteri Sosial yang menemui gelandangan di jalan Sudirman dan Thamrin, akan saya kirim langsung ke Sekretariat Negara," kata Yasin melalui pesan teks, Selasa (12/1/2021).

Kemarin, Senin, 11 Januari 2021, Yasin mendatangi Polda Metro Jaya untuk melaporkan Risma. Namun menurut dia, laporannya ditolak oleh Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya.

"SPKT menolak menerima laporan langsung yang tentu menolak membuatkan Surat Tanda Bukti Laporan," kata Yasin saat dikonfirmasi, Senin (11/1/2021).

Yasin berencana melaporkan Tri Rismaharini menggunakan Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Selain itu, mantan Wali Kota Surabaya itu juga dibidik dengan Pasal 28 dan Pasal 45 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Yasin yang mengaku sebagai warga Surabaya itu menilai pertemuan Menteri Risma dengan gelandangan bernama Nursaman di kawasan Sudirman -Thamrin, Jakarta Pusat, janggal.

Dia mengaku sudah sering ke Jakarta, khususnya ke kawasan itu sejak 1997.

"Tidak pernah saya menjumpai pengemis di situ," kata dia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mensos walikota surabaya tri rismaharini

Sumber : Tempo.Co

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top