Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ilegal Logging, UD Karya Abadi dan Pemiliknya Jadi Tersangka

Korporasi ini melakukan penebangan liar di dalam kawasan hutan dan hasilnya dijual kepada pembeli di Pulau Jawa dan Kalimantan.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 30 Desember 2020  |  19:57 WIB
Pohon hasil tebangan diangkut truk - Istimewa
Pohon hasil tebangan diangkut truk - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Bareskrim Polri menetapkan korporasi UD Karya Abadi dan pemiliknya berinisial RPS, 52, sebagai tersangka kasus tindak pidana illegal logging.

Lokasi tindak pidana berada di Desa Tumbang Kaman, Kecamatan Sanaman Mantikei, Katingan, Kalimantan Tengah.

Kasubdit III Direktorat Tindak Pidana Tertentu pada Bareskrim Polri Kombes Polisi Kurniadi menyebut UD Karya Abadi telah mengantongi Izin Usaha Industri Primer Hasil Hutan Kayu (IUIPHHK). Namun, korporasi ini melakukan penebangan liar di dalam kawasan hutan dan hasilnya dijual kepada pembeli di Pulau Jawa dan Kalimantan.

"Untuk melindungi hasil penebangan liar itu, UD Karya Abadi memanfaatkan dokumen resmi dari pemasok yang diinput ke dalam Surat Informasi Penatausahaan Hasil Hutan Online, sehingga hasil produksinya dapat diterbitkan dokumen angkut berupa surat keterangan sah hasil hutan," tuturnya, Rabu (30/12/2020).

Kurniadi mengemukakan barang bukti yang telah diamankan antara lain sejumlah alat berat untuk melakukan penebangan liar dan ratusan pohon yang sudah ditebang oleh tersangka.

Kurniadi menegaskan perkara tindak pidana ilegal logging tersebut tidak akan berhenti hanya pada UD Karya Abadi dan pemiliknya.

"Kami akan terus kembangkan kasus ini untuk mendapatkan tersangka lainnya," kata Kurniadi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

illegal logging bareskrim
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top