Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sebelum Ngantor, Mensos Risma Blusukan ke Bantaran Kali Ciliwung

Berdasarkan akun Twitter resmi Kementerian Sosial (@KemensosRI), Risma didampingi pejabat Kemensos meninjau permukiman warga yang terletak di bantaran kali Ciliwung, Jakarta Pusat. 
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 28 Desember 2020  |  12:17 WIB
Menteri Sosial Tri Rismaharini blusukan di kawasan bantaran Kali Ciliwung, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (28/12/2020).  -  Twitter @kemensosRI
Menteri Sosial Tri Rismaharini blusukan di kawasan bantaran Kali Ciliwung, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (28/12/2020). - Twitter @kemensosRI

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Sosial RI Tri Rismaharini memulai bekerja menggantikan Juliari Batubara yang tersandung kasus korupsi dana bantuan sosial (bansos) Covid-19.

Risma sudah melakukan serah terima jabatan (sertijab) dengan Menteri Sosial Ad Interim Muhadjir Effendy pekan lalu. Lantas, apa kegiatan Risma setelah resmi menjabat sebagai Menteri Sosial?

Berdasarkan akun Twitter resmi Kementerian Sosial (@KemensosRI), Risma didampingi pejabat Kemensos meninjau permukiman warga yang terletak di bantaran kali Ciliwung, Jakarta Pusat. 

"Selamat pagi, #SobatSosial. Apa aktivitasmu hari ini? Nggak kerasa sudah pekan terakhir tahun ini. Tetap semangat! Salam dari Mensos Risma yang pagi ini mengawali hari kerja dengan meninjau warga sekitar bantaran Kali Ciliwung, Kel. Pegangsaan, Kec. Menteng, Senin pagi (28/12/2020)," tulis akun Twitter @KemensosRI, Senin (28/12/2020).

Risma memakai kemeja putih, celana bahan, serta kerudung, dan sepatu berwarna hitam pula. Risma didampingi Dirjen Rehabilitasi Sosial Harry Hikmat dan Inspektur Jenderal Dadang Iskandar. Sebelum masuk ke kantor, Walikota Surabaya itu berhenti di kawasan aliran Sungai Ciliwung, di belakang kantor Kementerian Sosial.

Pada kesempatan pertama dari atas jembatan, tepatnya di Fly Over Pramuka, Mensos Risma berdialog dengan seorang pemulung dengan gerobaknya yang bersiap melakukan rutinitas pagi bersama istrinya. Risma berdialog menanyakan berbagai hal kepada pasangan suami-istri ini.

Dari hasil memulung, mereka mendapatkan hasil Rp800 ribu/bulan. Sebagian dari penghasilan tersebut dikirimkan untuk anak mereka di kampung.

“Bapak-ibu saya carikan ‘rumah’ jadi ngga perlu ada biaya ngontrak. Tetep cari sampah seperti ini, nanti sampah dari Kementerian Sosial bisa untuk bapak. Sambil saya ajari usaha. Masak mau terus kaya gini, ya. Mau ya,” kata Risma seperti dikutip dalam siaran pers, Senin (28/12/2020).

Setelah berdialog sekitar 30 menit, selanjutnya rombongan terus bergerak. Setelah tadi di atas jembatan, kali ini, Risma memilih turun ke bawah jembatan. Untuk keperluan itu, ia harus rela memanjat tangga kayu seadanya yang sengaja dipasang warga setempat.

Persis di kolong jembatan, Risma menyaksikan beberapa keluarga yang sengaja tinggal di bawah kolong jembatan. Di salah satu sudut, tampak salah satu lokasi hunian gelandangan. Di sini terlihat di antaranya kasur gulung lusuh, almari butut, perangkat mandi, dan sandal jepit berserakan di sekitarnya, yang ditinggal penghuninya.

Dari sini dia terus menyusuri bantaran kali sambal menyapa satu-satu penghuni di sepanjang area tersebut. Kepada warga bantaran yang menyaksikan kedatangan rombongan ini, Risma menyampaikan lagi keinginannya untuk mengubah nasib mereka.

Gaya blusukan yang dilakukan Mensos Risma dimaksudkan untuk memotret dari permasalahan dari dekat, langsung dari titik permasalahan. Hal ini sejalan dengan pernyataan dia dalam sambutan pada acara serah terima jabatan, Rabu (23/12/2020). Risma menyatakan tidak akan mengubah gaya kepemimpinannya seperti saat dia menjabat Walikota Surabaya.

"Saya akan tetap blusukan sebelum ke melakukan tugas-tugas rutin sebagai menteri," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mensos walikota surabaya tri rismaharini
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top