Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Biden Ubah Kebijakan Trump, AS Siap Kembali Pimpin Dunia

"Ini adalah tim yang mencerminkan fakta bahwa Amerika telah kembali, siap untuk memimpin dunia, siap untuk menghadapi musuh kita dan tidak menolak sekutu," kata Biden.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 25 November 2020  |  10:54 WIB
Presiden terpilih AS Joe Biden manyapa pendukungnya di Wilmington, Delaware, AS, Sabtu (7 /11/2020). Bloomberg - Sarah Silbiger\r\n
Presiden terpilih AS Joe Biden manyapa pendukungnya di Wilmington, Delaware, AS, Sabtu (7 /11/2020). Bloomberg - Sarah Silbiger\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan bahwa AS "siap untuk memimpin" lagi di panggung global dengan mengubah kebijakan sepihak Presiden Donald Trump dan berjanji akan bekerja sama dengan para sekutunya.

Saat memperkenalkan kebijakan luar negeri dan tim keamanan nasional barunya, mantan wakil presiden Partai Demokrat itu mengisyaratkan niatnya setelah menjabat pada 20 Januari.

Biden mengatakan akan menjauhkan Amerika Serikat dari nasionalisme "America First" yang diprakarsai oleh Trump.

Petahana dari Partai Republik itu telah meresahkan banyak sekutu AS, di Eropa dan di tempat lain, dengan pendekatan antagonis terhadap aliansi NATO dan hubungan perdagangan serta pengabaian perjanjian internasional.

Bahkan, Trump memilih menjalin hubungan hangat dengan para pemimpin otoriter.

Biden mengatakan, bahwa timnya yang mencakup ajudan terpercaya Antony Blinken sebagai calon menteri luar negeri AS, akan melepaskan apa yang digambarkan presiden terpilih sebagai "pemikiran lama dan kebiasaan yang tidak berubah" dalam pendekatannya terhadap hubungan luar negeri.

"Ini adalah tim yang mencerminkan fakta bahwa Amerika telah kembali, siap untuk memimpin dunia, siap untuk menghadapi musuh kita dan tidak menolak sekutu. Kami siap untuk menjaga nilai-nilai kami," kata Biden pada acara di kampung halamannya di Wilmington, Delaware seperti dikutip ChannelNewsAsia.com, Rabu (25/11/2020).

Biden juga telah menunjuk Jake Sullivan sebagai penasihat keamanan nasional, Linda Thomas-Greenfield sebagai Duta Besar AS untuk PBB, Alejandro Mayorkas sebagai sekretaris keamanan dalam negeri, John Kerry sebagai utusan untuk isu-isu terkait iklim.

Mereka muncul bersama Biden dan menyampaikan pesan masing-masing.

Kebijakan luar negeri AS di bawah pemerintahan Biden kemungkinan besar akan mengambil lebih banyak pendekatan multilateral dan diplomatik yang bertujuan untuk memperbaiki hubungan Washington dengan sekutu utama AS, dan membuat  jalan baru dalam masalah-masalah seperti perubahan iklim.

Biden mengatakan, bahwa 20 pemimpin dunia  sangat menantikan Amerika Serikat untuk menegaskan kembali peran bersejarahnya sebagai pemimpin global.

Janjinya untuk merangkul aliansi, termasuk di kawasan Asia-Pasifik, menyusul memburuknya hubungan bilateral antara Amerika Serikat dan China, dua ekonomi teratas dunia yang telah memicu Perang Dingin.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Donald Trump Pilpres AS 2020 Joe Biden
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top