Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kasus Jiwasraya, Kejagung Periksa Dirut Quick Chicken Indonesia

Kejagung melaporkan Ani Janti Gorad telah dimintai keterangannya sebagai saksi untuk tersangka Dirut PT Himalaya Energi Perkasa Piter Rasiman.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 24 November 2020  |  18:40 WIB
Kapuspenkum Kejagung Hari Setiyono. - Antara
Kapuspenkum Kejagung Hari Setiyono. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa Direktur Utama (Dirut) PT Quick Chicken Indonesia, Ani Janti Gorad, sebagai saksi terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Hari Setiyono mengemukakan bahwa Ani Janti Gorad telah dimintai keterangannya sebagai saksi untuk tersangka Dirut PT Himalaya Energi Perkasa Piter Rasiman.

Hari menjelaskan alasan tim penyidik memeriksa Ani Janti Gorad yaitu untuk mengungkap sejauh mana peran saksi dalam menjalankan perusahaan dan keterkaitannya dengan tersangka Dirut PT Himalaya Energi Perkasa Piter Rasiman.

"Dia (Ani Janti Gorad) diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Piter Rasiman," tuturnya, Selasa (24/11/2020).

Selain Ani Janti Gorad, kata Hari, penyidik Kejagung juga telah memeriksa Kepala Bagian Kepatuhan Pengelolaan Investasi OJK atas nama Indri Puspita Sari.

Satu saksi lainnya yang diperiksa untuk tersangka Piter Rasiman, kata Hari, adalah Febie Laymanto yang merupakan karyawan Piter Rasiman.

"Semua saksi itu telah hadir memenuhi panggilan pemeriksaan," pungkas Hari.

Sebelumnya, Kejagung dikabarkan tengah melacak aset milik Piter Rasiman yang ada di luar negeri dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi Asuransi Jiwasraya.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung Febrie Adriansyah menyebut, bahwa sejauh ini pihaknya baru menyita aset milik tersangka Piter Rasiman berupa sejumlah bidang tanah di Semarang Jawa Tengah.

"Beberapa bidang tanah di sejumlah lokasi baik di Semarang atau di lokasi lain sudah disita. Untuk aset yang lain, baik di dalam maupun di luar negeri masih dalam proses pelacakan tim penyidik," tutur Febrie, Senin (23/11/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

korupsi Jiwasraya Kejaksaan Agung
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top