Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kasus Jiwasraya, Kejagung Sita Mobil dari Rumah Piter Rasiman

Kejaksaan Agung memperkirakan masih banyak aset milik Piter Rasiman yang berkaitan dengan kasus tindak pidana korupsi Asuransi Jiwasraya.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 15 November 2020  |  18:45 WIB
Logo Kejaksaan RI di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta. - Bisnis/Samdysara Saragih
Logo Kejaksaan RI di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta. - Bisnis/Samdysara Saragih

Bisnis.com, JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita satu unit mobil dan puluhan dokumen dari hasil penggeledahan di kediaman tersangka Direktur Utama PT Himalaya Energi Perkasa yaitu Piter Rasiman.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung, Febrie Adriansyah menyebut bahwa penyidik menyita mobil atas nama Piter Rasiman dalam rangka pengembalian kerugian negara dan menyita dokumen untuk mengumpulkan alat bukti agar perkara tindak pidana PT Asuransi Jiwasraya (Persero) mendapatkan tersangka baru.

"Itu mobil Honda HRV punya Piter Rasiman yang kita sita karena diduga berkaitan dengan kasus korupsi Jiwasraya. Kami juga menyita dokumen dari kediaman Piter Rasiman," tuturnya, Minggu (15/11/2020).

Dia memprediksi bahwa masih banyak aset milik Piter Rasiman yang berkaitan dengan kasus tindak pidana korupsi Asuransi Jiwasraya. Menurut Febrie, sebagian aset tersebut ada yang sudah dilarikan ke luar negeri agar tidak disita penyidik Kejagung.

"Tapi tenang saja, tetap bisa kami sita itu. Saat ini penyidik masih melakukan penelusuran aset itu apa saja dan disembunyikan di negara mana saja," katanya.

Berdasarkan catatan Bisnis, penyidik Kejagung telah mengamankan puluhan dokumen milik tersangka Direktur Utama PT Himalaya Energi Perkasa Piter Rasiman dari dua lokasi penggeledahan di wilayah Jakarta Selatan pada 16 Oktober 2020.

Dua hari kemudian, Minggu (18/10/2020), Febrie Adriansyah memberikan keterangan bahwa penggeledahan tersebut dilakukan pada Jumat 16 Oktober 2020.

Menurutnya, penggeledahan itu dilaksanakan guna mencari alat bukti terkait pemufakatan yang telah dilakukan tersangka Piter Rasiman dengan enam orang terdakwa kasus tindak pidana korupsi Asuransi Jiwasraya. "Ada banyak dokumen yang sudah kami sita dari hasil penggeledahan itu," tuturnya.

Saat itu, Febrie juga menjelaskan bahwa tim penyidik belum menyita aset milik tersangka Piter Rasiman yang diduga berkaitan dengan perkara tindak pidana korupsi Asuransi Jiwasraya. Namun, Kejagung menyatakan tidak menutup kemungkinan menyita aset milik Piter Rasiman.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kejagung Jiwasraya Kejaksaan Agung
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top