Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Siap Dipanggil Polisi Soal Habib Rizieq, Ridwan Kamil: Saya Paling Bertanggung Jawab

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan dirinya siap untuk memberikan keterangan kepada polisi, khususnya soal kerumunan yang terjadi di kabupaten Bogor akhir pekan lalu. 
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 19 November 2020  |  10:48 WIB
Gubernur Jawa Barat. - Bisnis/Wisnu Wage Pamungkas
Gubernur Jawa Barat. - Bisnis/Wisnu Wage Pamungkas

Bisnis.com, JAKARTA – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan siap bertanggung jawab terkait kerumunan kedatangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di kawasan Mega Mendung, Jawa Barat, Jum’at (13/11/2020).

Ridwan Kamil menyampaikan hal tersebut melalui tayangan Mata Najwa bertajuk ‘Pilah Pilih Urus Pandemi’ yang ditayangkan pada Rabu malam (18/11/2020).

“Secara fundamental apa pun yang terjadi di wilayah Jawa Barat adalah tanggung jawab saya sebagai Gubernur. Bahagianya, sedihnya, ada masalahnya, dinamika, jadi saya orang yang paling bertanggung jawab kalau memang harus dicari siapa yang bertanggung jawab,” kata Ridwan Kamil seperti dikutip Bisnis, Kamis (19/11/2020).

Selain itu, pria yang akrab disapa Kang Emil juga memohon maaf apabila ada kekeliruan dalam penanganan Covid-19 dari kacamata berbagai pihak.

Dalam tayangan Mata Najwa, Ridwan Kamil mengatakan dalam struktur pemerintahan di Indonesia memiliki perbedaan dalam segi kewenangan teknis.

Menurutnya, kewenangan pemerintah daerah di luar Jakarta tidak sama dengan Ibu Kota negara.

"Kewenangan teknis, perizinan acara, dan lain-lain, itu kewenangannya ada di Walikota atau Bupati, jadi garisnya ada di garis koordinatif. Jadi saya tidak dilapori ada ribuan acara-acara di kota kabupaten, karena tidak ada kewenangan dari Gubernur,” ungkapnya.

Bukan itu saja, Kang Emil juga sudah melakukan pengecekan terkait insiden di Mega Mendung akhir pekan lalu. Faktanya, dia mendapati Bupati Bogor tidak mengeluarkan izin untuk acara tersebut.

Namun, hingga saat ini belum ada sanksi yang dijatuhkan atas acara kerumunan yang diduga melanggar protokol kesehatan Covid-19. Kang Emil mengaku sudah merekomendasikan sanksi dengan garis koordinatif bukan garis komando.

“Itu ada di kewenangan Bupati Bogor, tapi dengan komplikasi beliau terkena Covid jadi saya belum bisa memonitor arahan sesuai peraturan Gubernur Jawa Barat itu sudah sampai mana,” sambungnya.

Terkait kerumunan pada Jum’at lalu, Bareskrim Jakarta memanggil Gubernur Jawa Barat untuk dimintai keterangan terkait kronologis di Mega Mendung, Jawa Barat.

Ridwan Kamil mengatakan dirinya siap untuk memberikan keterangan kepada polisi, khususnya soal kerumunan yang terjadi di kabupaten Bogor akhir pekan lalu. 

“Hari Jum’at saya seperti Pak Anies juga akan dipanggil oleh Bareskrim Jakarta untuk memberikan keterangan klarifikasi terkait kronologis di Mega Mendung,” jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

anies baswedan ridwan kamil habib rizieq
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top