Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Buntut Kerumunan FPI, Polda Jabar Bakal Periksa Ridwan Kamil dan Ade Yasin

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Argo Yuwono mengemukakan Polda Jawa Barat sudah menyiapkan surat panggilan pemeriksaan kepada Ade Yasin dan Ridwan Kamil untuk diklarifikasi terkait kerumunan FPI di Megamendung, Bogor.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 18 November 2020  |  20:05 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil - Istimewa
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Polda Jawa Barat bakal memanggil dan memeriksa Bupati Bogor Ade Yasin serta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Keduanya dinilai membiarkan Ormas Front Pembela Islam (FPI) berkerumun di wilayah Megamendung Bogor di tengah pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Argo Yuwono mengemukakan Polda Jawa Barat sudah menyiapkan surat panggilan pemeriksaan kepada Ade Yasin dan Ridwan Kamil untuk diklarifikasi terkait kerumunan FPI di Megamendung, Bogor.

Dia juga menjelaskan selain Ade Yasin dan Ridwan Kamil, Polda Jawa Barat telah mengirim surat pemeriksaan untuk Ketua RT dan RW, Camat Megamendung, Dua orang Kepala Desa, Sekretaris Daerah, Kasatpol PP, Bhabinkamtimbas, dan pihak FPI yang menggelar acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Megamendung Bogor.

"Semuanya telah dikirimi surat pemeriksaan dan akan dimintai klarifikasi pada Jumat 20 November 2020 nanti," tutur Argo, Rabu (18/11/2020).

Argo mengatakan tim penyidik Polda Jawa Barat juga bakal memeriksa pihak lainnya yang diduga bertanggungjawab atas kerumunan FPI yang terjadi di wilayah Megamendung, Bogor, Jawa Barat.

"Semuanya tergantung dari hasil klarifikasi Jumat (20/11) nanti," kata Argo.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polda jabar fpi ridwan kamil Ade Yasin
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top