Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

SBY-Rizal Ramli Pernah Disiapkan Gus Dur Jadi Capres & Cawapres, Begini Kisahnya

Rizal Ramli menyebut dirinya dan SBY pernah dipersiapkan oleh Gus Dur untuk menjadi capres dan cawapres.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 17 November 2020  |  09:25 WIB
Mantan Menko Maritim Rizal Ramli (kanan) memberikan keterangan pers saat melakukan pelaporan terkait pencemaran nama baik dirinya oleh Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta, Selasa (16/10/2018). - ANTARA/Aprillio Akbar
Mantan Menko Maritim Rizal Ramli (kanan) memberikan keterangan pers saat melakukan pelaporan terkait pencemaran nama baik dirinya oleh Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta, Selasa (16/10/2018). - ANTARA/Aprillio Akbar

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden ke-3 RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur disebut pernah berencana mempersiapkan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi presiden setelahnya dan Rizal Ramli menjadi wakil presiden.

Ekonom senior Rizal Ramli yang saat itu menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Ekonomi dan Industri (Menko Ekuin) menceritakan bahwa setelah Gus Dur menjadi Kepala Negara sekitar tiga bulan, dia meminta Rizal untuk membantu SBY mempersiapkan diri menjadi penerusnya atau sebagai Presiden ke-4 RI.

“Rizal, [kata Gus Dur], saya maunya presiden hanya lima tahun. Abis ini saya mau SBY Presiden, kamu Wakilnya. Tugas kamu untuk memperkenalkan SBY di dunia internasional,” kata Rizal dikutip dari YouTube Akbar Faizal Uncencored, Senin (16/11/2020).

Rizal menambahkan bahwa maksud Gus Dur memintanya mengenalkan SBY di dunia internasional adalah karena sebagai tokoh nasional SBY belum banyak dikenal di luar negeri sehingga hal itu menjadi penting dalam penyiapan menjadi calon presiden.

Kisah berlanjut ketika SBY menjadi Presiden ke-6 RI, Rizal mengaku langsung dipanggil oleh sang Presiden dan mereka bertemu di Cikeas, Bogor.

“Mas Rizal, Saya [SBY] minta Mas Rizal mau menjadi Menko Perekonomian saya,” ungkap Rizal.

Namun, menjelang pelantikan, kata Rizal, Jusuf Kalla (JK) yang saat itu menjadi Wakil Presiden menghadap SBY dan meminta agar Aburizal Bakrie yang menjadi Menko Perekonomian atau bukan Rizal.

JK beralasan, Aburizal Bakrie berperan penting dalam kampanye SBY-JK saat pemilu presiden.

Hingga akhirnya, pada periode pertama pemerintahan SBY-JK, Rizal tidak masuk dalam Kabinet Indonesia Bersatu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sby rizal ramli gus dur
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top