Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menko Airlangga Bilang Pemerintah Pertimbangkan Beli Vaksin Pfizer

Vaksin yangdikembangkan oleh Pfizer Inc. dan BioNTech SE. ternyata mampu menahan 90 persen infeksi virus terhadap ribuan sukarelawan. Hal ini membuat pemerintah mempertimbangkan untuk membeli vaksin tersebut.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 10 November 2020  |  19:00 WIB
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto saat tiba di Ruang Rapat Paripurna I, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto saat tiba di Ruang Rapat Paripurna I, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan pemerintah tengah mempertimbangkan untuk membeli vaksin pfizer.

"Ini [vaksin pfizer] disiapkan untuk menjadi bagian berikutnya karena masih banyak yang dibahas terkait pengadaan vaksin," katanya, Selasa (10/11/2020).

Namun demikian, Airlangga belum memastikan kapan Indonesia akan membeli vaksin yang diproduksi oleh perusahaan farmasi asal Amerika Serikat tersebut.

Pada kesempatan berbeda, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan bahwa vaksin Pfizer akan memberikan sentimen yang positif, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di dunia.

"Vaksin Pfizer [sekaligus nama perusahaan farmasi AS] memberikan sentimen positif di seluruh dunia," katanya.

Sebagai informasi, vaksin ini dikembangkan oleh Pfizer Inc. dan BioNTech SE. Berdasarkan kajian perusahaan tersebut, vaksin yang tengah dikembangkan mampu menahan 90 persen infeksi virus terhadap ribuan sukarelawan.

Menurut Sri Mulyani, semua kalangan masih harus hati-hati dan jangan terlena karena gelombang kedua Covid-19 terjadi di negara maju. Kondisi ini dinilai akan menimbulkan komplesitas dari sisi kebijakan.

"Ini menimbulkan kompleksitas dari sisi policy. Karena masyarakat sudah cukup panjang, lelah, dan ekonominya mengalami tekanan. Sehingga saat mengalami second wave, maka kemampuan tangani Covid-19 sangat berbeda saat gelombang pertama. Ini yang harus diwaspadai," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Vaksin pfizer airlangga hartarto
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top