Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Keroyok Anggota TNI, 2 Anggota Harley-Davidson Owners Group Jadi Tersangka

Sebelumnya ada tiga anggota Harley-Davidson Owners Group yang menjadi terduga tersangka dan sempat ditahan atas kasus pengeroyokan anggota TNI di Bukittinggi, Sumatera Barat.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 31 Oktober 2020  |  18:46 WIB
Ilustrasi tindakan kriminal - Istimewa
Ilustrasi tindakan kriminal - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Kabid Humas Polda Sumatera Barat Kombes Pol Stefanus Satake melaporkan bahwa dua anggota klub motor gede atau moge, Harley-Davidson Owners Group, ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pengeroyokan.

Keduanya menjadi tersangka setelah melakukan pengeroyokan atas prajurit TNI di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat.

"Iya betul, tersangka dua orang, bukan tiga," ujar Stefanus saat dikonfirmasi, Sabtu (31/10/2020).

Polisi mengatakan sebelumnya ada tiga terduga tersangka yang sempat ditahan, tapi kelengkapan bukti membuat penyidik hanya bisa menjerat dua tersangka. Mereka adalah MS (49 tahun) dan BSA (18 tahun) yang beralamat di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Video yang menunjukkan dua prajurit TNI jadi korban pengeroyokan rombongan klub Harley-Davidson itu juga sudah viral di media sosial. Dalam video tersebut terlihat pengeroyokan terjadi di sebuah halaman ruko warga.

Belakangan diketahui prajurit TNI yang menjadi korban pengeroyokan adalah Serda Mistari dan Serda Yusuf yang bertugas di Satuan Intel Kodim 0304/Agam, Sumatera Barat. Median kini dirawat di Rumah Sakit Tentara Tingkat 4, Kota Bukittinggi.

Dalam rekaman video lain yang beredar, terlihat segerombolan anggota konvoi Moge itu menyampaikan permintaan maaf secara lisan di Kodim 0304/Agam. Setidaknya, ada sekitar delapan orang yang terlihat menyampaikan permintaan maaf.

"Kami dari Harley-Davidson Owners Group meminta maaf kepada prajurit Kodim 0304/Agam dan kepada seluruh anggota TNI atas pengeroyokan anggota TNI di Bukittinggi," ucap mereka dalam pernyataan maafnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polri tni pengeroyokan harley davidson

Sumber : Tempo

Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top