Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bahas Kasus Korupsi, Wamen BUMN dan Bos BTN Sambangi Kejagung

Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo dan Dirut PT BTN Pahala Nugraha Mansury sudah menemui Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung Ali Mukartono.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 15 Oktober 2020  |  18:33 WIB
Logo Kejaksaan RI di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta. - Bisnis/Samdysara Saragih
Logo Kejaksaan RI di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta. - Bisnis/Samdysara Saragih

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian BUMN mendesak penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk mempercepat penanganan perkara tindak pidana korupsi yang berkaitan dengan BUMN.

Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo mengatakan pihaknya bersama Direktur Utama PT BTN Pahala Nugraha Mansury sudah menemui Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung Ali Mukartono untuk membahas semua kasus tindak pidana korupsi yang ada di BUMN dan kini tengah ditangani Kejagung.

Beberapa perkara tindak pidana korupsi yang telah dibahas pada pertemuan tersebut, kata Kartika, antara lain kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya dan PT BTN (Persero).

"Kita membahas kasus-kasus BUMN ya, seperti Jiwasraya dan BTN, kita kerja sama supaya ada kerja sama yang baik antar Kejaksaan dan BUMN," tuturnya, Kamis (15/10/2020).

Kartika menjelaskan bahwa pihaknya sudah siap membantu penyidik Kejagung untuk menuntaskan seluruh perkara korupsi BUMN yang ditangani tim penyidik. 

Salah satu bantuan yang akan diberikan, menurut Kartika adalah memberikan data yang dibutuhkan tim penyidik untuk menuntaskan perkara korupsi di BUMN.

"Kita diskusi apa saja yang bisa dibantu oleh kami baik dari sisi data ataupun yang lain, sehingga ini bisa semakin mempermudah Kejaksaan dalam menuntaskan perkara korupsi," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BUMN kejagung
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top