Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dituduh Bocorkan Rahasia Negara, Pejabat Senior Tibet Dipecat dan Hartanya Disita

Komisi Disiplin Partai menganggap Wang tidak loyal terhadap partai penguasa. Dia bahkan dituduh menghilangkan barang bukti.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 26 September 2020  |  20:33 WIB
Partai Komunis China - Istimewa
Partai Komunis China - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Seorang pejabat senior di Daerah Otonomi Tibet, China, dipecat atas tuduhan membocorkan rahasia negara, kepemilikan senjata secara ilegal, dan korupsi.

Wang Jinhe (55) juga dipecat dari struktur kepengurusan Partai Komunis China (CPC), demikian pernyataan Komisi Disiplin CPC Tibet, Jumat (25/9/2020) malam.

Wang yang menjabat Wakil Kepala Dinas Perhubungan Tibet menjalani pemeriksaan induk partainya sejak April atas pelanggaran serius disiplin partai dan peraturan perundang-undangan.

Pria tersebut menduduki jabatan itu selama delapan tahun sejak 2012, demikian sejumlah media di China, Sabtu (26/9/2020).

Komisi Disiplin Partai menganggap Wang tidak loyal terhadap partai penguasa. Dia bahkan dituduh menghilangkan barang bukti.

Wang telah menempati rumah milik pemerintah secara ilegal, membocorkan rahasia negara, dan memiliki senjata secara ilegal, demikian Komisi Disiplin.

Wang juga memanfaatkan jabatannya untuk membantu lolosnya beberapa kontrak proyek dengan imbalan tertentu dalam jumlah besar.

Wang melakukan pelanggaran secara serius disiplin partai, instansi, dan pekerjaannya sehingga kasus itu ditangani secara serius pula, demikian Komisi Disiplin.

Selain dicopot dari jabatan dan struktur kepengurusan partai, harta kekayaan yang diperoleh Wang secara ilegal turut disita.

Selanjutnya, Komisi Disiplin Partai melimpahkan kasus Wang kepada pihak kejaksaan.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china partai komunis china

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top