Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

58 Napi Narkoba Dipindah dari Lapas Klas I Tangerang

Pemindahan napi bandar narkoba ini adalah bentuk komitmen tegas jajaran Ditjenpas untuk perang terhadap Narkoba.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 23 September 2020  |  12:24 WIB
Sejumlah warga binaan berjemur di Rutan kelas 1, Depok, Jawa Barat, Kamis (2/4/2020). Kementerian Hukum dan HAM menerapkan protokol kesehatan di rumah tahanan (Rutan) dan lembaga pemasyarakatan (Lapas) dengan meminta warga binaan berjemur guna membantu meningkatkan imunitas. - ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha
Sejumlah warga binaan berjemur di Rutan kelas 1, Depok, Jawa Barat, Kamis (2/4/2020). Kementerian Hukum dan HAM menerapkan protokol kesehatan di rumah tahanan (Rutan) dan lembaga pemasyarakatan (Lapas) dengan meminta warga binaan berjemur guna membantu meningkatkan imunitas. - ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha

Bisnis.com, JAKARTA - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM (Ditjenpas Kemkumham) memindahkan 58 narapidana bandar narkoba dan dua narapidana pidana umum dari Lapas Klas I Tangerang, Selasa (22/9/2020).

Dari ke-58 Napi itu, 30 napi bandar narkoba dipindahkan ke Lapas Kelas I Batu atau Lapas Super Maximum Security. Sementara itu, 30 narapidana lainnya akan dipindahkan ke Lapas Kelas IIA Cilegon.

"Narapidana yang dipindahkan adalah narapidana dengan kategori pidana seperti hukuman pidana tinggi, seumur hidup, dan mati," kata Kabag Humas dan Protokol Ditjenpas Kemenkumham, Rika Aprianti dalam keterangan resmi, Rabu (23/9/2020).

Dia mengatakan kegiatan ini merupakan rangkaian pemindahan Narapidana Bandar Narkoba, yang telah dilakukan sebelumnya.

Lebih dari 300 narapidana dari beberapa wilayah Indonesia seperi DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Yogyakarta, Lampung, Kalimantan Barat yang telah dipindahkan ke Lapas Super Maximum Security Nusakambangan.

"Dan akan terus dilakukan secara kontinyu," ujarnya.

Menurut Rika, pemindahan ratusan napi bandar narkoba ini adalah bentuk komitmen tegas jajaran Ditjenpas untuk perang terhadap Narkoba.

Selain itu, pemindahan ini menjadi bagian dari upaya deteksi dini terhadap hal-hal yang bisa menjadi ancaman dan gangguan keamanan dan ketertiban di lapas.

"Seluruh jajaran Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM, mulai dari Pimpinan tertinggi hingga pelaksana dibawahnya tidak main-main dan berkomitmen penuh dalam pelaksanaan program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN)," ucapnya.

Diketahui, Lapas Klas I Tangerang sempat disorot lantaran seorang napi bandar narkoba bernama Cai Changpan alias Cai Ji Fan kabur dari sel tahanannya.

Diduga, Cai Ji Fan yang merupakan warga negara Tiongkok dan telah divonis hukuman mati itu melarikan diri dari Lapas Tangerang dengan cara menggali lubang di kamar selnya hingga tembus ke gorong-gorong saluran air yang ada di luar Lapas.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

narkoba kemenkumham narapidana
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top