Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

188 Orang Terinfeksi Virus Corona, Yuri: Bukan Klaster Kemenkes

“Kontak tracing yang kami lakukan terhadap semua pegawai Kemenkes yang positif Covid-19 itu, penularannya tidak terjadi di kantor."
Newswire
Newswire - Bisnis.com 22 September 2020  |  09:55 WIB
Achmad Yurianto. JIBI - Bisnis/Nancy Junita
Achmad Yurianto. JIBI - Bisnis/Nancy Junita

Bisnis.com, JAKARTA - Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Achmad Yurianto, menyebut pegawainya yang positif Covid-19 tidak tertular saat bekerja di kantor. Dengan demikian, ujar dia, tidak bisa disebut termasuk dalam klaster perkantoran.

“Kontak tracing yang kami lakukan terhadap semua pegawai Kemenkes yang positif Covid-19 itu, penularannya tidak terjadi di kantor. Sekarang ini tidak bisa lagi disebutkan klaster perkantoran, ini sudah klaster Jabodetabek,” ujar Yurianto seperti dikutip dari laman resmi Kemkes.go.id, Senin, 21 September 2020.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebelumnya merilis data bahwa kantor Kemenkes mencetak kasus tertinggi penyebaran Covid-19 di klaster perkantoran. Kementerian yang dipimpin Terawan Agus Putranto itu tercatat menyumbang 252 kasus positif Covid-19 per 18 September 2020.

Menurut Yuri, suatu tempat baru bisa dikatakan klaster jika penularan terjadi di sana. Sementara di Kemenkes, ujar Yuri, penularan virus tidak terjadi di kantor tapi terjadi di banyak tempat.

Pegawai Kemenkes, ujar Yuri, banyak yang bertempat tinggal di Jabodetabek, yang setiap hari berangkat dari rumahnya dengan menggunakan berbagai moda transportasi sehingga risiko penularan bisa terjadi di mana saja.

Sebagian besar pegawai Kemenkes, lanjut Yuri, juga diperbantukan di luar kantor, seperti Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) baik di Bandara Soekarno-Hatta mupun di Bandara Halim Perdana Kusuma. Ada juga pegawai Kemenkes yang diperbantukan di RS Darurat Wisma Atlet menerima ribuan orang setiap hari untuk melakukan kontak tracing.

"Mereka lah yang kemudian terpapar. SOP sudah dijalankan dengan baik tapi risiko pekerjaan luar biasa. Ada juga pegawai Kemenkes yang bekerja di laboratorium memang tidak pernah ketemu pasien tapi ketemu virusnya langsung," ujar Yuri.

Saat ini, kata Yuri, sebagian besar pegawai yang terpapar Covid-19 sudah sembuh.

"Sekarang yang masih kami suruh isolasi secara mandiri mungkin enggak sampai 10 orang. Selebihnya sudah sembuh dan sudah bekerja lagi,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengidentifikasi Kementerian Kesehatan atau Kemenkes memiliki kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 188 orang hingga Kamis (17/9/2020).

Rinciannya, Kantor Kementerian Kesehatan mencatat jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 139 orang. Sisanya, Badan Litbangkes Kementerian Kesehatan mencatatkan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 49 orang.

Data itu diungkapkan oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta melalui laman resmi https://corona.jakarta.go.id/id/data-visualisasi. Dengan demikian, Kementerian Kesehatan menjadi klaster terbesar yang ada di klaster kantor kementerian milik pemerintah pusat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

covid-19

Sumber : Tempo

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top