Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pengembangan Industri Teknologi, Wapres: Indonesia Bisa Banyak Belajar dari Korea

Hubungan yang telah terjalin baik antara Indonesia dan Korea Selatan ini harus ditingkatkan, salah satunya melalui kerja sama di bidang teknologi dimana Indonesia bisa belajar banyak dari Korea.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 20 September 2020  |  11:37 WIB
Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyampaikan keterangan kepada wartawan tentang penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Jakarta, Senin (23/3/2020). ANTARA FOTO - Aditya Pradana Putra
Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyampaikan keterangan kepada wartawan tentang penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Jakarta, Senin (23/3/2020). ANTARA FOTO - Aditya Pradana Putra

Bisnis.com, JAKARTA — Wakil Presiden Ma'ruf Amin mendorong generasi muda Indonesia agar memanfaatkan hubungan Indonesia - Korea Selatan untuk memajukan industri teknologi agar bisa diekspor ke luar negeri.

Hal ini diungkapkan oleh Ma’ruf Amin pada acara Peringatan 100 Tahun Kedatangan Warga Korea di Indonesia melalui konferensi video di kediaman resmi Wapres, Jalan Diponegoro Nomor 2, Jakarta Pusat, Minggu (20/9/2020).

Indonesia dan Korea memiliki hubungan yang erat. Sejarah mencatat, kedatangan warga Korea ke Indonesia terjadi sebelum kemerdekaan dan beberapa di antaranya membantu perjuangan kemerdekaan Indonesia. Oleh karena itu, hubungan yang telah terjalin baik ini harus ditingkatkan, salah satunya melalui kerja sama di bidang teknologi dimana Indonesia bisa belajar banyak dari Korea.

“Indonesia bisa banyak belajar dari Korea. Investasi dan alih teknologi diharapkan bisa membuat produk Indonesia semakin meningkat kualitasnya, bisa diekspor ke luar negeri. Hingga diharapkan juga makin banyak produk-produk Indonesia bisa diterima di Korea,” ujarnya seperti dikutip dari keterangan pers.

Dengan banyaknya produk Korea yang diproduksi di Indonesia dapat menjadi momentum pembelajaran bagi generasi muda agar dapat menciptakan produk dengan kualitas yang baik dan berdaya saing. Dengan demikian dapat mendorong industrialisasi Indonesia.

Di sisi lain, hubungan sosial budaya antara Korea dan Indonesia memiliki daya tarik yang tinggi.

Hal ini terlihat dari budaya Korea yang didiseminasi di Indonesia melalui K-Pop (musik pop Korea) dan K-Drama (film drama Korea) yang memiliki potensi untuk meningkatkan kreativitas generasi muda Indonesia dalam membawa budaya Indonesia ke kancah global.

“Saat ini anak muda di berbagai pelosok Indonesia juga mulai mengenal artis K-Pop dan gemar menonton drama Korea. Maraknya budaya K-Pop diharapkan juga dapat menginspirasi munculnya kreatifitas anak muda Indonesia dalam berkreasi dan mengenalkan keragaman budaya Indonesia ke luar negeri,” papar wapres Ma'ruf Amin.

Wapres berharapan agar kemitraan yang telah dibentuk antara Indonesia dan Korea Selatan di banyak bidang dapat memberi manfaat bagi kedua negara dan dapat menjadi pondasi dalam memperkuat persahabatan keduanya, baik secara formal kenegaraan maupun secara non formal antar warganya.

“Ke depan, diharapkan hubungan baik ini semakin memberi manfaat bagi warga kedua negara. Peringatan 100 tahun kedatangan warga Korea di Indonesia ini merupakan momen penting untuk semakin meningkatkan hubungan dan kerja sama yang baik antara kedua negara,” pungkas Wapres Ma'ruf Amin.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

teknologi korea selatan Ma'ruf Amin
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top