Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Oracle Disebut Menangkan Kesepakatan Akuisisi Bisnis TikTok di AS

Kesepakatan dengan Oracle lebih sempit dan tampak lebih seperti restrukturisasi perusahaan daripada penjualan langsung.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 14 September 2020  |  08:53 WIB
Logo TikTok/Bloomberg - Lam Yik
Logo TikTok/Bloomberg - Lam Yik

Bisnis.com, JAKARTA – Oracle Corp. memenangkan tender untuk mengakuisisi bisnis TikTok di Amerika Serikat setelah Microsoft Corp. mengatakan tawarannya mengakuisisi aplikasi video populer ini ditolak.

Dilansir dari Bloomberg, induk usaha TikTok, ByteDance Ltd., menolak tawaran Microsoft sebelumnya untuk membeli aset TikTok di AS. Menurut salah satu sumber yang mengetahui persoalan ini, kesepakatan dengan Oracle lebih sempit dan tampak lebih seperti restrukturisasi perusahaan daripada penjualan langsung.

Sumber anonim tersebut mengatakan penawaran awal dari kedua belah pihak bernilai US$25 miliar, tetapi sebelum para pejabat China mempertimbangkan dengan aturan baru yang memberlakukan batasan pada ekspor teknologi.

Kesepakatan ini cukup mengejutkan, mengigat sebelumnya Microsoft yang bekerja sama dengan Walmart Inc. dianggap lebih mungkin mengakuisisi TikTok. Namun, pembicaraan kedua pihak merenggang dalam beberapa hari terakhir. Microsoft tidak diminta untuk merevisi penawaran awal saat menghadapi tanda-tanda penolakan kesepakatan dari pejabat pemerintah China.

"ByteDance memberi tahu kami hari ini bahwa mereka tidak akan menjual bisnis TikTok di AS ke Microsoft. Kami yakin proposal kami menguntungkan pengguna TikTok, sekaligus melindungi kepentingan keamanan nasional,” demikian menurut pernyataan Microsoft pada Minggu (13/9/2020), seperti dikutip Bloomberg.

Detail kesepakatan yang sedang dibahas dengan Oracle masih berkembang. Misalnya, Oracle dapat mengambil saham dari bisnis AS yang baru dibentuk sambil menjabat sebagai mitra teknologi Tiktok. Oracle juga akan menampung data TikTok di server cloud perusahaan.

Pembicaraan mengenai restrukturisasi perusahaan kembali ke niat asli Bytedance di awal musim panas untuk menjual sebagian saham TikTok di AS atau merestrukturisasi perusahaan dengan kantor pusat global dan dewan direksi di luar China.

Satu orang yang mengetahui pembicaraan di Gedung Putih mengatakan belum dapat dipastikan apakah pembicaraan TikTok dengan Oracle diterima dengan baik oleh pemerintahan Trump. Sejumlah pihak di parlemen telah mendorong penutupan total atau penjualan langsung TikTok ke perusahaan Amerika.

Perwakilan TikTok dan Microsoft menolak berkomentar. Sementara itu, Oracle segera menanggapi permintaan komentar di luar jam kerja normal. Gedung Putih juga tidak segera memberikan komentar. Dow Jones melaporkan sebelumnya bahwa Oracle akan dinobatkan sebagai "mitra teknologi tepercaya" TikTok di AS.

TikTok mengajukan tawaran untuk menjual bisnisnya di AS di bawah perintah pemerintahan Trump yang mengatakan kepemilikan perusahaan di China mengancam keamanan nasional. TikTok bermaksud untuk membawa proposal ke Gedung Putih menjelang tenggat waktu pertengahan September yang diberlakukan oleh Presiden Donald Trump.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

oracle TikTok
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top