Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kekayaan Melonjak saat Pandemi, Ini Daftar Crazy Rich Asian versi Singapura

Dilansir The Strait Times, Sabtu (22/8/2020), pendiri Haidilao Zhang Yong kembali menduduki puncak daftar orang terkaya tahun ini dengan pertambahan kekayaan bersih US$5,2 miliar. Istrinya, Shu Ping, yang merupakan salah satu pendiri dan Direktur Haidilao International Holding, juga terdaftar bersamanya tahun ini.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 22 Agustus 2020  |  15:11 WIB
(Searah jarum jam dari kiri atas) Zhang Yong dan Shu Ping, Li Xiting, Goh Cheng Liang, Philip Ng, Robert Ng and Eduardo Saverin./TheStraitTimes, Reuter, Mindray - Facebook, Lianhe Zaobao, Forbes\n
(Searah jarum jam dari kiri atas) Zhang Yong dan Shu Ping, Li Xiting, Goh Cheng Liang, Philip Ng, Robert Ng and Eduardo Saverin./TheStraitTimes, Reuter, Mindray - Facebook, Lianhe Zaobao, Forbes\\n

Bisnis.com, JAKARTA - Pandemi Covid-19 tidak menggerus kekayaan orang terkaya di Singapura, bahkan membuat beberapa lebih unggul dari yang lain.

Dilansir The Strait Times, Sabtu (22/8/2020), pendiri Haidilao Zhang Yong kembali menduduki puncak daftar orang terkaya tahun ini dengan pertambahan kekayaan bersih US$5,2 miliar. Istrinya, Shu Ping, yang merupakan salah satu pendiri dan Direktur Haidilao International Holding, juga terdaftar bersamanya tahun ini. Pasangan itu memimpin dengan kekayaan bersih gabungan sebesar US$19 miliar atau setara Rp280,5 triliun (asumsi Rp14.764/US$).

Li Xiting, salah satu pendiri dan ketua Shenzhen Mindray Bio-Medical Electronics, berada di urutan kedua dengan kekayaan bersih US$17,8 miliar. Dia adalah peserta baru dalam daftar tersebut, didorong oleh melonjaknya harga saham perusahaannya karena lonjakan permintaan ventilator di tengah pandemi. Baik Li maupun Zhang adalah warga negara Singapura yang dinaturalisasi.

Kemudian, taipan cat, Goh Cheng Liang dari Nippon Paint, maestro teknologi Eduardo Saverin, dan dua bersaudara pengusaha real estate Robert dan Philip Ng dari Far East Organization, masing-masing menempati tempat ketiga, keempat, dan kelima dalam Daftar Orang Terkaya Singapura versi Forbes tahun ini.

Daftar tersebut menyebutkan jumlah kekayaan kolektif meningkat 28 persen menjadi US$167 miliar, dari tahun lalu US$130 miliar.

Goh naik satu peringkat ke peringkat 3 karena kekayaan bersihnya meningkat menjadi US$14,8 miliar dari US$9,5 miliar tahun lalu. Saham Facebook, yang mencapai rekor tertinggi selama pandemi, meningkatkan kekayaan Saverin menjadi US$14 miliar.

Sementara itu, Ng bersaudara yang menjalankan Far East Organization, juga mengalami peningkatan kekayaan bersih gabungan sebesar US$1,1 miliar menjadi US$13,2 miliar. Namun kenaikan itu tidak cukup untuk menahan penurunan peringkat mereka dari urutan ke-2 orang terkaya tahun lalu menjadi nomor 5 tahun ini.

Kemudian, Forrest Li, kepala eksekutif grup dan ketua perusahaan game dan e-commerce Sea, juga masuk ke dalam peringkat 10 besar dalam daftar Forbes tahun ini. Dia menambahkan US$5,53 miliar ke kekayaannya sehingga peringkatnya naik menjadi nomor 7 dengan US$7,1 miliar. Sea adalah perusahaan publik rumahan yang paling berharga di Singapura.

Di sisi lain, tak semua taipan mengalami penambahan kekayaan. Beberapa justru mengalami "pukulan" karena pandemi. Para pelaku bisnis perhotelan melihat kekayaan mereka jatuh karena industri pariwisata yang terhenti akibat pandemi.

Koh Wee Meng dari Fragrance Group disebutkan turun sembilan peringkat menjadi nomor 41 setelah jumlah kekayaan bersihnya terkikis dari US$ 1,2 miliar tahun lalu menjadi US$870 juta tahun ini.

Michael Kum dari M & L Hospitality turun dari nomor 35 menjadi peringkat 43 dengan kekayaan senilai US$730 juta miliknya tahun ini. Sementara itu, 4 taipan keluar dari daftar tahun ini, termasuk Lim Oon Kuin, orang di belakang salah satu pedagang minyak terbesar Singapura, Hin Leong Trading, yang dimilikinya secara pribadi. Pada April lalu, perseroan mengajukan pailit, setelah terhimpit utang hampir US$4 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

orang terkaya singapura forbes

Sumber : The Strait Times

Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top