Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pilkada 2020, Mendagri Minta Pencairan Anggaran di Daerah Dipercepat

Tito Karnavian menyatakan Kemendagri akan sepenuhnya mendukung dan membantu KPU menyukseskan Pilkada 2020.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 03 Agustus 2020  |  13:04 WIB
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memberikan keterangan pers usai melakukan koordinasi, di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Rabu (18/3/2020). ANTARA FOTO - Novrian Arbi
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memberikan keterangan pers usai melakukan koordinasi, di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Rabu (18/3/2020). ANTARA FOTO - Novrian Arbi

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta agar pencairan anggaran di daerah-daerah dapat dipercepat. Hal itu dilakukan untuk menyukseskan Pilkada 2020 serentak yang akan diselenggarakan pada 9 Desember 2020.

"Saya melihat bahwa permasalahan anggaran sudah sangat jauh membaik, baik dari NPHD [Naskah Perjanjian Hibah Daerah] maupun juga dari pusat. Saya juga membangun komunikasi dengan sangat baik bersama Ibu Menkeu untuk pencairan tahap ke II dan tahap ke III untuk KPU dan Bawaslu mudah-mudahan tidak ada halangan," kata Tito seperti dikutip dalam siaran pers Senin (3/8/2020).

Adapun, mengenai persiapan personel/SDM yang ada di KPUD termasuk masalah data-data pemilih dan tata cara, Tito berharap agar dapat segera terselesaikan. Dia menekankan pihak Kemendagri akan sepenuhnya mendukung dan membantu KPU menyukseskan Pilkada 2020.

"Saya sengaja mengajak 4 (empat) orang Dirjen termasuk Dirjen Dukcapil, Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan, Dirjen Politik dan Pemrintahan Umum dan Dirjen Bina Keuangan Daerah yang semuanya memiliki hubungan yang sangat erat dan berkaitan dengan tugas-tugas KPU," ujarnya.

Selain itu, pihaknya optimistis bahwa Pilkada Serentak 2020 akan menjadi momentum emas untuk melawan Covid-19 serta penanganan dampak sosial ekonomi asal semua disiplin mengikuti protokol kesehatan.

"Jadi tidak melihat Pilkada ini sebagai bagian yang terpisah dari penanganan covid-19 atau protokol Covid-19, sekedar hanya untuk melindungi penyelenggara dan pemilih dari Pilkada, tapi justru Pilkada ini menjadi momentum emas dalam rangka untuk menekan penularan Covid-19," ungkapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemendagri Tito Karnavian Pilkada 2020
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top