Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Divonis Bersalah, Eks PM Malaysia Najib Razak Ajukan Banding

Najib Razak diputuskan bersalah dengan hukuman 12 tahun penjara serta denda 210 juta ringgit Malaysia oleh Mahkamah Tinggi, Selasa (28/7/2020).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 31 Juli 2020  |  01:25 WIB
Mantan PM Malaysia Nazib Rajak - Foto/Foto Reuters
Mantan PM Malaysia Nazib Rajak - Foto/Foto Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Mantan Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Najib Razak mengajukan banding terhadap putusan Mahkamah Tinggi, Kamis (30/7/2020).

Najib diputuskan bersalah dan hukuman 12 tahun penjara serta denda 210 juta ringgit Malaysia oleh Mahkamah Tinggi terkait dana 42 juta ringgit Malaysia milik SRC International Sdn Bhd.

Najib melalui pengacaranya mengajukan pemberitahuan banding di Kantor Pendaftaran Mahkamah Tinggi, Kompleks Mahkamah Jalan Duta Kuala Lumpur.

Pengajuan banding tersebut dibenarkan oleh pengacara Muhammad Farhan Muhammad Shafee yang juga salah seorang pengacara dalam tim pembelaan kasus SRC International.

Mahkamah Tinggi dalam sidang Selasa (28/7/2020) telah memerintahkan Najib Razak dipenjara 10 tahun masing-masing bagi tiga tuduhan penyalahgunaan uang 42 juta ringgit Malaysia milik SRC International.

Hakim Mohd Nazlan Mohd Ghazali dalam keputusannya turut memerintahkan Najib dipenjara 12 tahun dan didenda 210 juta ringgit Malaysia bagi satu tuduhan menyalahgunakan kedudukan.

Terkait tuduhan pencucian uang, hakim memerintahkan Najib menjalani penjara 10 tahun bagi setiap tuduhan.

Hakim Mohd Nazlan memerintahkan semua hukuman penjara tersebut berjalan dengan serentak.

Mahkamah Tinggi membuat keputusan tersebut setelah mendapati pihak pendakwa berhasil membuktikan semua tuduhan terhadap tertuduh.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

malaysia perdana menteri najib razak

Sumber : Antara

Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top