Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Yasonna Laoly Didesak Kembalikan Kewenangan Central Authority ke Kejaksaan

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Hari Setiyono mengatakan bahwa di sejumlah negara, kewenangan central authority berada di bawah Kejaksaan atau aparat penegak hukum, bukan di bawah Kementerian Hukum dan HAM.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 23 Juli 2020  |  10:52 WIB
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Hari Setiyono. - Istimewa
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Hari Setiyono. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) mendesak Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengembalikan kewenangan central authority ke Korps Adhyaksa.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Hari Setiyono mengatakan bahwa di sejumlah negara, kewenangan central authority berada di bawah Kejaksaan atau aparat penegak hukum, bukan di bawah Kementerian Hukum dan HAM.

Pasalnya, Kementerian Hukum dan HAM hanya memiliki wewenang untuk mengatur administrasi perundang-undangan, bukan menangani kasus transnational crime seperti Kejaksaan yang kini membutuhkan kewenangan central authority.

"Ya memang kalau dilihat kan beberapa negara lain itu, kewenangan central authority-nya ada di bawah Kejaksaan ya atau aparat penegak hukum," tutur Hari kepada Bisnis, Kamis (23/7/2020).

Dia berpandangan bahwa transnational crime kini semakin marak terjadi di Indonesia.

Hari optimistis jika kewenangan central authority itu dikembalikan ke Kejaksaan, maka pihaknya dapat menangani semua kasus transnational crime dengan baik di Indonesia.

Central authority sendiri adalah otoritas pusat yang berfungsi ketika ada hubungan timbal balik dalam penegakan hukum antara Indonesia dengan negara lain, institusi yang memiliki kewenangan central authority akan mewakili negara dalam penegakan hukum antarnegara.

"Kejaksaan kan punya banyak pengalaman untuk menangani transnational crime ya. Jadi sebaiknya kewenangan itu dikembalikan ke Kejaksaan," kata Hari

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kejagung kemenkumham
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top