Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Cegah Wabah Baru Corona, Selandia Siapkan Strategi Pemusnahan

Berbeda dengan banyak negara yang memiliki pencegahan wabah, Selandia Baru memilih strategi pemusnahan virus Corona baru.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 15 Juli 2020  |  12:23 WIB
Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern - Bloomberg/Mark Coote
Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern - Bloomberg/Mark Coote

Bisnis.com, SYDNEY - Pemusnahan menjadi kata kunci dalam strategi Selandia Baru menghadapi wabah baru virus Corona.

Selandia Baru tidak akan mencabut strategi pemusnahan virus jika ditemukan transmisi komunitas, kata Perdana Menteri Jacinda Ardern, seperti dikutip Antara dari Reuters, Rabu (15/7/2020).

Ardern mengatakan epidemi itu kini "meledak" di luar Selandia Baru. Negara-negara yang menjadi contoh dalam perang melawan Covid-19 kini mengalami wabah komunitas lebih lanjut.

Pemerintah Selandia Baru merilis skema baru tentang strategi melawan virus apabila terjadi kasus baru/ Pemusnahan virus masih menjadi strategi utama.

"Tidak ada sistem yang 100 persen dapat dipercaya dan di seluruh dunia kami melihat bahkan langkah yang paling tegas sekalipun diuji oleh virus," katanya di hadapan awak media di Wellington.

Negara Pasifik Selatan itu terakhir melaporkan kasus transmisi komunitas dua setengah bulan yang lalu. Selandia Baru mencatat 22 kematian dari hampir 1.200 kasus terkonfirmasi hingga Rabu.

Selandia Baru bersumpah akan memusnahkan, bukan hanya mencegah, virus, yang berarti menghentikan transmisi selama dua pekan setelah kasus terakhir yang diketahui sembuh.

Pejabat di negara bagian padat penduduk Australia New South Wales menyebutkan pelenyapan virus tak lagi mungkin ada karena munculnya wabah baru menyusul pelonggaran pembatasan Covid-19.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

selandia baru covid-19

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top